Doa Bersama Dalam Rangka Menciptakan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Di Mapolres Purwakarta

detikhukum.id, – Purwakarta- Kepolisian tidak
bisa berdiri sendiri, kami mengajak semua elemen untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif, mari kita bersama menciptakan pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) ini dengan damai, kami juga mengajak semua hadirin berdoa agar semua rencana kita berjalan dengan baik,
penuh kesederhanaan dan keakraban. Demikian disampaikan, Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, dalam sambutannya sebelum Doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Jhon Dien, di halaman Mapolres Purwakarta, Rabu (17/10/2024).

Menurut Kapolres, Indonesia negara besar yang berpenduduk sangat banyak, kita semua kompak untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Kita memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar pilkada ini berlangsung dengan lancar dan damai sesuai pilihan kita,” harap Kapolres.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta, Dian Hadiana, Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, Perwakilan Penjabat (Pj) Bupati Purwakarta, Perwakilan Dandim, Perwakilan Kepala Kejaksaan setempat, Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta, perwakilan berbagai unsur organisasi pemuda dan lainnya.

Dikesempatan ini, tampil KH. Syaiful, pimpinan Pesantren Jatiragas. KH Syaiful mengatakan, Dengan di mulai berdoa akan menjadi kebahagiaan di Yaumil akhir.

Sebelum berdoa, terlebih dulu banyak istigfar yang bisa mengikis dosa, karena kita sebagai umat manusia tidak lepas dari dosa.

Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menciptakan kita, maka kita wajib beribadah.

Kalau kita ingin di dengar doa kita, maka bersihkan dulu hati kita, tatkala hati kita bersih, maka ketenangan kita dapatkan,

Sesuatu hal tidak mungkin mustahil bagi Allah, jadi jelas ketentuan Allah bisa di rubah dengan Doa, takdir kita bisa di rubah dengan Doa,” ungkap Kyai tersebut.

Dikatakannya, Ulama, TNI, Polri tidak berpihak kemana-kemana, tapi tetap di tengah, kita upayakan Purwakarta kondusif.

“Kita Ciptakan suasana Purwakarta Kondusif, Kita Majukan Purwakarta,” kata tokoh Agama tersebut.

Dalam keseharian, setelah shalat, dengan istigfar kita bersihkan hati kita, sebelum berdoa istigfar dulu.

“Apa yang di ucapkan Rosul kita terapkan dalam keseharian, apa yang dikerjakan rosul kita terapkan dalam keseharian kita,
Rosul adalah talenta yang sangat baik,” jejasnya.

Setelah kita membersihkan hati, kita beribadah, kita berdoa, mudah-mudahan kita diberikan kesehatan lahir dan bathin, semoga yang kita cita-citakan tercapai,” harapnya.

Selanjutnya KH. Jhon Dien memimpin doa bersama di mulai dengan istigfar.

DH/Laela/red

Pos terkait