detikhukum.id, || Indramayu,-
Malam tahun baru pergantian tahun masehi 2025 ke 2026 sangat memprihatinkan bagi warga desa Singaraja,pasalnya setiap terjadi musim hujan besar pertigaan patung KB (Keluarga Berencana) Singaraja dilanda banjir,air tergenang sampai 30cm bahkan sampai 50 cm ketinggian airnya.banyak kendaraan motor dan mobil melewati daerah itu sangat hati-hati karena jalan disekitar pertigaan patung KB juga rusak parah.
Banjir atau air tergenang itu setiap ada hujan besar pasti Banjir karena di sekitar pertigaan patung KB Singaraja itu tidak ada Pembuangan Air hujan atau selokan jadi setiap terjadi hujan pasti terjadi Banjir atau air tergenang sampai lutut orang dewas,yang berlokasi di pertigaan patung KB Singaraja Jl. Raya Singaraja, Singajaya, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Malam tahun baru ,Rabu (31/12/2025)
Masyarakat Singaraja dan para pedagang pasaran terutama malam senin dan malam kamis banyak mengeluhkan adanya banjir atau air tergenang di saat hujan besar turun.jadi para pedagang tidak bisa berjualan seperti sedia kala dan masyarakat yang lewatpun harus berhati-hati disamping banjir ditambah banyak lubang di sekitaran pertigaan patung KB tersebut.
Masyarakat desa Singaraja mengharapkan kepada pemerintah desa Singaraja maupun dari pemerintah Indramayu lewat dinas terkait agar cepat ditanggulangi karena apalagi terus dibiarkan akan berakibat semakin tinggi genangan air banjirnya tersebut karena tidak ada selokan atau Pembuangan Air hujan tersebut.
Sarif warga desa Singaraja mengeluhkan hal tersebut, dan mengadu kepadanya awak media agar ada perhatian serius dari pemdes (pemerintah desa) Singaraja maupun pemkab (pemerintah kabupaten) Indramayu.
” Tempat ini dipertigaan patung KB Singaraja setiap terjadinya hujan besar pasti akan banjir atau tergenang air nya karena tidak ada Pembuangan Air diselokannya jadi klo banjir air surutnya itu sampai 2 hari kadang 3 hari baru surut, Nah pas ini tanggal 31 malamnya kan tahun baruan dari pagi hingga malam hujan terus sampai terjadi banjir atau air tergenang lagi.” Ujarnya.
DH/Thoha/red






