detikhukum.id,- Jakarta Pusat — Unit Samapta Polsek Sawah Besar terus memaksimalkan patroli presisi dengan pendekatan pelayanan langsung ke masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi dan penempelan layanan aduan warga berbasis barcode Polri, yang memudahkan masyarakat menyampaikan laporan maupun keluhan kamtibmas secara cepat dan praktis saat patroli dialogis.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 22.50 WIB di sebuah warung kopi warga di Jl Budi Utomo, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dalam patroli kewilayahan itu, Brigpol Beny Gielar menyambangi warga dan memberikan penjelasan manfaat penggunaan barcode layanan Polri yang terhubung dengan layanan Polisi 110.
Selain penempelan barcode aduan, Brigpol Beny Gielar juga berdialog dengan warga, di antaranya Sdr. Tarsim, serta memberikan imbauan kamtibmas agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui patroli presisi bertujuan memperkuat pelayanan dan mempercepat respons terhadap laporan warga. “Pemanfaatan sistem barcode Polri ini diharapkan memangkas jarak komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, sehingga potensi gangguan kamtibmas bisa segera ditangani,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan menegaskan bahwa patroli dialogis menjadi sarana efektif membangun kepercayaan publik.
Warga pun menilai langkah tersebut positif dan mudah digunakan, serta berharap sosialisasi barcode aduan diperluas ke lebih banyak titik keramaian agar tujuan utama kegiatan, yakni terciptanya rasa aman dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas, dapat terwujud secara optimal.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
DH/ Yordania Emerald /red






