Kuliner Warung Raja Desa Sitardas, Makanan Kelas Pejabat Harga Bermasyarakat

detikhukum.id, || Tapanuli Tengah – ‎Makanan berbahan dasar daging ini, yang digoreng hingga renyah di luar namun tetap kenyal di dalam, menghadirkan sensasi berbeda dibanding bakso rebus yang lebih umum ditemui di warung-warung.‎‎Bakso goreng tidak hanya mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional atau pinggir jalan, tetapi juga kini mulai merambah restoran dan kafe modern.‎‎

Popularitasnya yang semakin meningkat tidak lepas dari keunikan tekstur dan rasa yang ditawarkan.‎‎Menurut sejumlah penggemar, kelezatan bakso goreng terletak pada kombinasi antara adonan daging yang lembut dan tepung pelapis yang renyah ketika digoreng.‎‎

Seorang pedagang bakso goreng di kawasan Desa Sitardas Warung Raja namanya, mengatakan bahwa bakso goreng menjadi pilihan banyak pelanggan karena praktis dan bisa disantap di mana saja.

‎‎“Orang-orang sekarang lebih suka cemilan yang cepat saji tapi tetap enak. Bakso goreng bisa disantap langsung, dimakan panas atau dingin, dan cocok untuk anak-anak maupun orang dewasa,” ujar Raja.

‎‎Dari segi bahan baku, bakso goreng biasanya dibuat dari daging sapi, ayam, atau campuran keduanya. Ada juga variasi yang menggunakan seafood seperti ikan atau udang.‎‎Daging ini dihaluskan dan dicampur dengan bumbu seperti bawang putih, merica, garam, dan kadang ditambahkan tepung tapioka untuk mendapatkan tekstur kenyal. Setelah dibentuk bulat, bakso digoreng dalam minyak panas hingga berwarna kecokelatan.

‎‎Keunikan lain dari bakso goreng adalah fleksibilitasnya dalam penyajian. Bakso goreng dapat disantap begitu saja sebagai camilan, dicocol dengan saus sambal atau kecap, bahkan dijadikan pelengkap menu utama seperti mie goreng atau nasi goreng.‎‎Raja Mengungkapkan. ” JIKA INGIN MERASAKAN NIKMATNYA BAKSO GORENG YANG YANG ENAK DAN MENYEHATKAN DENGAN HARGA MERAKYAT BISA BERKUNJUNG KE WARUNG RAJA DESA SITARDAS DUSUN III BULUSURATAN, ( 10/01/2026 ).‎‎

DH/Muhammad Riski Pane/red

Pos terkait