detikhukum.id, || Tangerang | Semangat kreativitas membanjiri Kantor Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Minggu pagi. Pondok Maca Dongeng, wadah literasi lokal yang dikelola oleh duet penggiat sosial Ziyya dan Faiza, sukses menyelenggarakan lomba menggambar dan mewarnai tingkat anak-anak, Minggu (1/2/2026).
Acara ini menjadi istimewa berkat kolaborasi segar dengan Soradiri Community, komunitas yang didominasi oleh pemuda Gen Z dengan semangat pengabdian masyarakat.

Sejak pukul 08.00 WIB, suasana kantor desa telah dipenuhi oleh ratusan peserta yang membawa perlengkapan mewarnai mereka. Keceriaan nampak jelas saat para anggota Soradiri Community memberikan pendampingan yang interaktif kepada para peserta, menciptakan atmosfer perlombaan yang santai namun tetap kompetitif.
Komitmen Membangun Karakter Anak
Di sela-sela acara, Faiza selaku pengelola Pondok Maca Dongeng, didampingi oleh Ziyya, mengungkapkan visi di balik kegiatan ini kepada awak media.
”Kami ingin menjadikan Pondok Maca Dongeng sebagai rumah bagi semua jenis imajinasi anak. Hari ini bukan sekadar tentang siapa yang menang atau kalah, tapi tentang bagaimana anak-anak berani menuangkan warna di atas kertas,” ujar Faiza.
“Dukungan dari teman-teman Gen Z di Soradiri Community membuktikan bahwa kepedulian terhadap masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kolektif. Kami sangat mengapresiasi energi anak muda yang mau turun langsung ke desa,”sambungnya.
Dan tak lupa Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak termasuk Kepala Desa Talagasari H Subarno Singa Wijaya, juga Ibu Kades beserta jajaran dan Anggota Dewan DPRD Kabupaten Tangerang yang support kegiatan ini.
Apresiasi dari Orang Tua
Kegiatan ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Ibu Anita, salah satu warga yang mengantarkan putrinya ikut berlomba, merasa terbantu dengan adanya wadah positif seperti ini di hari libur.
”Kegiatan ini sangat positif sekali bagi perkembangan anak. Sebagai orang tua, saya senang ada acara di Kantor Desa Talagasari yang digarap dengan serius dan rapi oleh Mbak Ziyya dan Mbak Faiza. Harapannya, acara seperti ini bisa diadakan secara rutin agar bakat anak-anak di desa kami terus terasah,” ungkap Ibu Anita.
Saat berita ini ditayangkan, kegiatan perlombaan masih berlangsung
DH/Subhan beno/red






