detikhukum.id, || Jakarta – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan kesiapan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026, Jasa Raharja Kantor Cabang Jakarta Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) bersama para mitra stakeholder lintas sektor pada Rabu, 12 Februari 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Ekbang Lantai 2 Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat dan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta instansi teknis terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Barat, Imron Sjahrir, Kasie Ekbang Moch Fahmi Karsawijaya, Kasiops Sudinhub Agus Parasetyo, Kanit Polsek Kembangan Karta, serta Kepala Jasa Raharja Kantor Cabang Jakarta Barat Syaafaat Rahman yang didampingi Penanggung Jawab Pelayanan Vira Muthia.
Turut serta perwakilan dari Suku Dinas Kesehatan dan Suku Dinas Lingkungan Hidup Wilayah Jakarta Barat sebagai bagian dari unsur pendukung keselamatan dan ketertiban masyarakat.
FGD FKLL ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah antisipatif dalam menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan, khususnya pada jam-jam rawan seperti menjelang berbuka puasa dan setelah salat tarawih.
Peningkatan aktivitas ekonomi, kegiatan keagamaan, serta arus lalu lintas di pusat perbelanjaan dan sentra kuliner menjadi perhatian utama dalam pembahasan forum tersebut.
Dalam sambutannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan kondisi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.
Ia menyampaikan bahwa koordinasi yang solid antarinstansi akan memberikan dampak signifikan terhadap pengendalian potensi gangguan lalu lintas maupun kejadian yang tidak diinginkan selama bulan Ramadhan.
Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Jakarta Barat, Syaafaat Rahman, menyampaikan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada penjaminan santunan korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga aktif dalam upaya preventif melalui forum-forum koordinasi seperti FKLL.
Menurutnya, langkah pencegahan dan edukasi keselamatan menjadi bagian penting dalam menekan angka kecelakaan, terutama pada periode dengan intensitas mobilitas tinggi.
Diskusi dalam FGD mencakup berbagai aspek, antara lain rekayasa dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, kesiapan fasilitas layanan kesehatan dalam mengantisipasi kondisi darurat, hingga penguatan pengawasan lingkungan dan kebersihan untuk mendukung kenyamanan masyarakat.
Unsur kepolisian memaparkan rencana pengamanan dan patroli wilayah, sementara Suku Dinas Perhubungan menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan pada lokasi strategis.
Melalui forum ini, seluruh stakeholder berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan respons cepat terhadap setiap potensi permasalahan di lapangan.
Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat Jakarta Barat.
Kegiatan FGD FKLL ini sekaligus menegaskan komitmen Jasa Raharja Jakarta Barat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait dalam mendukung keselamatan berlalu lintas serta memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat. Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi yang terintegrasi, diharapkan pelaksanaan kegiatan masyarakat selama bulan Ramadhan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
DH/Subhan beno /red






