detikhukum.id || BADIRI, TAPTENG – Upaya penanggulangan banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), masyarakat meminta Pemerintah membangun tanggul permanen di Lopian Kecamatan Badiri dan daerah rawan banjir di Tapteng.
Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution pada hari Rabu, 18 Februari 2026, yang didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), BNPB, TNI/Polri meninjau lokasi yang terdampak banjir susulan pada 11 Februari yang lalu.
Dalam kunjungan kerja, Gubsu meninjau beberapa titik yang terdampak banjir diantaranya Sungai Lopian Kelurahan Lopian Kecamatan Badiri, SMK N 1 Badiri dan Dusun III Desa Aek Horsik Kecamatan Badiri.
Dalam kesempatan itu, Gubsu dan Bupati Tapteng menyapa langsung masyarakat dan mendengarkan keluhan masyarakat.
Masyarakat meminta Pemerintah agar membangun tanggul permanen di Sungai Lopian agar masyarakat tidak was-was ketika hujan datang. Warga tampak menangis menyampaikan keluhannya kepada Gubsu.
“Kita terus berupaya agar penanganan Sungai di Lopian ini bisa selesai. Pemerintah sudah bekerja, bagi masyarakat yang sudah didata nantinya akan dibantu dan bangunan rumahnya uangnya sudah ada,” Kata Gubsu Bobby Afif Nasution.
Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH kepada masyarakat mengatakan, kita sudah bekerja, kita sudah berupaya menangani bencana ini, sabar ya bu agar tanggul ini dibangun permanen.
Sembari Bupati memperhatikan tumpukan kayu yang merusak rumah warga Kecamatan Badiri.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. ada Pemerintah Daerah (Kabupaten), Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat,” pungkasnya.
Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tapteng, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Tapteng, Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tapteng, dan Camat Badiri.
DH/B.Butarbutar/red






