detikhukum.id, || Indramayu, —
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Sekretaris Daerah (Sekda) pada Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan serta Asisten Perekonomian Dan Pembangunan menggelar kegiatan pembinaan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat struktur perekonomian daerah yang bertumpu pada ekonomi kerakyatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula lantai 2 Bank BJB, Jalan Jenderal Sudirman No.106, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis (09/04/2026).
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Indramayu dan perwakilan perbankan, di antaranya Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Bagian Perekonomian Setda Indramayu, serta pimpinan Bank BJB (Bank Jabar Banten) Cabang Indramayu dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Indramayu.
Selain itu, turut hadir para pelaku UMKM/IKM serta narasumber yang kompeten di bidangnya.
Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan para pejabat, penyampaian materi oleh narasumber, dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Adapun tujuan kegiatan ini antara lain meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan daya saing pelaku UMKM dan IKM agar mampu mengembangkan usaha secara adaptif, inovatif, dan berkelanjutan di tengah dinamika global. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi, integrasi, serta kemitraan antar pemangku kepentingan dalam pengembangan industri kecil dan menengah.
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Teguh Budiarto, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
“UMK dan IKM memiliki peran sangat penting sebagai motor penggerak ekonomi, penyerap tenaga kerja, serta pilar kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Bank BJB dan PT PNM sebagai mitra strategis dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Menurutnya, dukungan permodalan menjadi faktor kunci selain peningkatan kualitas sumber daya manusia dan akses pasar.
Lebih lanjut, Teguh berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berhenti pada pembiayaan, tetapi juga mencakup pendampingan usaha, literasi keuangan, dan penguatan manajemen usaha, sehingga ekosistem UMKM dan IKM di Indramayu dapat tumbuh lebih sehat dan berdaya saing.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta, baik untuk peningkatan kapasitas maupun memperluas jejaring kemitraan yang produktif,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu, lanjutnya, akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak pada penguatan UMKM dan IKM sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan UMKM dan IKM di Kabupaten Indramayu.
DH/Thoha/red






