detikhukum.id, || Jakarta — Seminar Kebangsaan Kedaulatan Biru dengan tema “Sinergi Pengawasan Terintegrasi Menuju Ekonomi Biru Indonesia Berkelanjutan” digelar di Ruang Serbaguna Lantai 4, Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi pengawasan dan penegakan hukum di wilayah laut Indonesia, khususnya dalam mendukung terwujudnya ekonomi biru yang berkelanjutan.
Seminar menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU, sebagai keynote speaker. Dalam kegiatan tersebut turut dibahas pentingnya pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui penguatan peran Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP).
Tokoh Politik

Selain itu, Direktorat Jenderal Imigrasi turut menjadi bagian penting dalam pembahasan, terutama terkait pengawasan terhadap lalu lintas orang asing, Anak Buah Kapal (ABK) asing, serta pencegahan berbagai bentuk kejahatan lintas negara di wilayah perairan Indonesia. Sinergi antara Imigrasi, KKP/PSDKP dan lembaga terkait dinilai penting untuk memperkuat pengawasan laut secara terpadu.
Tokoh Politik
Materi yang dibahas juga menyoroti perlunya integrasi data, patroli bersama, pertukaran informasi dan pengawasan terintegrasi guna menghadapi berbagai tantangan di laut, termasuk illegal, penyelundupan manusia, perdagangan orang, serta pelanggaran keimigrasian.
Melalui seminar ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antara KKP, Imigrasi, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, masyarakat pesisir dan seluruh pemangku
kepentingan
,
Ssehingga pengelolaan sumber daya laut dapat berjalan secara aman, tertib, berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
DH/Kartika / red






