TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Pembangunan Desa di Purwakarta

detikhukum.id, – || Purwakarta – Semangat gotong royong dan sinergitas lintas sektor kembali terlihat dalam pelaksanaan Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.35 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 400 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat hingga warga Desa Sukajadi.

Upacara penutupan dipimpin langsung Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, didampingi jajaran pejabat Kodam III/Siliwangi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta, termasuk Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.

Turut hadir Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar para kepala OPD, camat, kepala desa hingga unsur masyarakat lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penutupan TMMD, dilanjutkan pemberian santunan sembako kepada masyarakat, peninjauan kegiatan nikah massal, hingga kunjungan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Sukajadi.

Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyampaikan bahwa tema TMMD ke-128 tahun ini yakni “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” menjadi simbol penting bahwa pembangunan nasional harus dimulai dari wilayah pedesaan dengan mengedepankan kebersamaan dan gotong royong.

Menurutnya, TMMD bukan hanya sebatas pembangunan fisik, namun juga memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Keberhasilan TMMD merupakan hasil sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama membangun desa demi kesejahteraan rakyat,” ujar Pangdam III/Siliwangi.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD hingga seluruh sasaran fisik dan nonfisik dapat terselesaikan 100 persen.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan kehadiran Polri dalam kegiatan TMMD merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan daerah sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menjelaskan, TMMD juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam membangun lingkungan.

“Program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter kebersamaan masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi seluruh elemen bangsa sangat penting dalam mempercepat pembangunan desa,” tambahnya.

Menurut IPTU Tini, Polres Purwakarta akan terus mendukung program-program kemasyarakatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap hasil pembangunan TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Pelaksanaan penutupan TMMD ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Purwakarta berlangsung aman, tertib dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

DH/Samuel A.S/red

Pos terkait