Air Mata Dan Semangat Dinda Regita: Dari Tasikmalaya Ke Tanah Banten Demi Nafkahi Anak

detikhukum.id, || Tangerang – | Kisah inspiratif datang dari seorang perempuan tangguh asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebut saja Dinda Regita, 26 tahun, yang kini sukses berkarir sebagai Security Wanita / Secwan di salah satu Perusahaan ternama berskala nasional bahkan ekspor-impor. Perusahaan tersebut berlokasi di kawasan industri Kota Tangerang, Provinsi Banten.(06/8/2026)

Saat ditemui awak media pada Rabu malam, 05 Agustus 2026 di kedai atau warung Sunda miliknya.”Dinda menceritakan perjuangannya merantau.”Saya hijrah dari Tasikmalaya mulai tahun 2023 sampai saat ini. Tujuannya satu, untuk menghidupi dan menafkahi kedua putri saya di kampung halaman bersama nenek mereka,”ujar Dinda dengan mata berkaca-kaca.

Dinda mengaku awalnya sangat berat. Rumah tangganya harus kandas saat kedua putri nya yang pertama di usia 5 Tahun, yang kedua di usia 2 tahun.”Sejak saat itu ia memutuskan untuk merantau ke Banten dan banting tulang sebagai Secwan demi masa depan anak-anaknya.

“Haru banget pas awal-awal. Tapi demi anak, harus kuat,” katanya lirih.

Perjuangan Dinda mendapat apresiasi dari Kang Hariri “BM”79”.Ia menyebut Dinda sebagai sosok perempuan hebat yang tak kenal lelah berjuang untuk anak-anaknya.

“Ini contoh perempuan tangguh. Jauh dari kampung, kerja keras di dunia security yang biasanya didominasi laki-laki, semua demi anak. Salut,” ungkap Kang Hariri.

Lebih lanjut, Kang Hariri”BM”79″ juga menyampaikan Do’a untuk Dinda dan keluarga.
“Saya do’akan untuk Dinda Regita dan keluarga di Tasikmalaya. Semoga Allah Subhanahu Wata’alaa (SWT) selalu memberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kedua putri nya menjadi anak-anak Sholehah yang membanggakan ibunya,”pungkasnya.

Kini selain bekerja sebagai Secwan di Perusahaan besar, Dinda juga merintis usaha kecil kedai/warung Sunda di sela waktu luangnya. Baginya, kerja keras hari ini adalah investasi untuk pendidikan dan masa depan kedua putri nya di Tasikmalaya.

Kisah Dinda menjadi bukti bahwa dengan semangat dan tekad, seorang ibu mampu melewati keterpurukan dan membangun kehidupan baru demi orang-orang tercintanya.

DH/ Subhan beno/red

Pos terkait