Makam Keramat ”Fiktif” Diatas Gunung Nyungcung Manipulasi Sejarah di Wilayah Rumpin

detikhukum.id, || Bogor – Viral di medsos munculnya sembilan makam di atas puncak Gunung Nyungcung di desa kampung sawah kecamatan Rumpin kabupaten Bogor Provinsi Jawabarat. Senin 9/8/26

Pada tahun 1990 an di atas Gunung Nyungcung tidak ada pemakaman atau di temukan batu nisan tua sebanyak sembilan makam yang di keramatkan diduga makam tersebut palsu adalah kuburan fiktif atau buatan yang tidak berisi jenazah manusia, melainkan dibangun oleh oknum tertentu untuk tujuan penipuan, ritual sesat seperti pesugihan, atau mencari keuntungan materi dari peziarah. Fenomena ini sering meresahkan warga karena mencatut nama tokoh atau wali fiktif tanpa silsilah yang jelas.

Tanpa literasi sejarah dan tanpa verifikasi sejarah, muncul sembilan nama yang tiba-tiba “disakralkan” di lokasi puncak gunung nyungcung tersebut :

1.Syekh Barangkal Pakuan Mas Perak
2.Syekh Mahmuddin
3.Syekh Mas Inten
4.Syekh Mas Kuncung Jakalalana
5.Nyimas Ratu Sendaya
6.Nyimas Ratu Marsati
7.Syekh Mas Korang
8.Kibuyut Tumpuk Jaga Lautan
9.Kibuyut Cacere Angga Wulung

Seorang kiyai yang enggan di sebutkan nama nya mengucapkan. Dalam agama Islam menegaskan bahwa ziarah atau tawasul dalam Islam harus berdasarkan akidah yang jelas, sesuai dengan tuntunan syariat.

” Ketika kita meyakini sesuatu yang tidak ada, ini bukan hanya pembodohan publik, tapi juga berisiko merusak akidah. Ziarah ke makam yang tidak jelas sejarahnya sangat berbahaya karena umat bisa kehilangan arah kepada siapa mereka berdoa atau bertawasul, ujarnya’.

Dari hasil penelurusan, kami tidak menemukan catatan sejarah atau dokumen kuno yang mendukung klaim bahwa makam-makam di puncak gunung nyungcung tersebut adalah cagar budaya. Tutupnya’.

DH/Subhan beno/red

Sumber : St p

Pos terkait