Pemkab Tapanuli Tengah Peringati Hari Kesaktian Pancasila Usung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

detikhukum.id || PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Kamis, 1 Oktober 2026melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, yang bertempat di Lapangan GOR Pandan.

Upacara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Dandim 0211/TT, Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(S.O.U.), sementara Komandan Upacara dijabat oleh Danramil 03 Pandan, Kapten Inf. Jonter Manalu.

Dalam pelaksanaannya, Wakil Ketua DPRD Tapteng, Disman Sihombing, bertindak membacakan naskah Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara. Selanjutnya, pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Kadishar Satrad 103, Mayor Lek. Rizky Irwan.

Dalam Kesempatan itu, Dandim 0211/TT, Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(S.O.U.) membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila :

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya :

bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;

bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;

bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia; maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jakarta, 1 Oktober 2026 Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani 8.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sendiri ditetapkan sebagai pengingat penting atas peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal dengan G30S. Pada masa tersebut, tujuh perwira tinggi TNI Angkatan Darat menjadi korban penculikan dan pembunuhan yang menyebabkan situasi politik Indonesia bergejolak, sebelum akhirnya Pancasila terbukti tetap kokoh sebagai pilar dan ideologi bangsa.

Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi, SH., jajaran Forkopimda Tapteng, Pimpinan dan Anggota DPRD Tapteng Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, Ketua TP PKK Tapteng beserta Staf Ahli I TP PKK Tapteng, para Asisten dan Staf Ahli Tapteng, para Pimpinan OPD Tapteng, instansi vertikal, perwakilan organisasi wanita, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, para pelajar, serta tamu undangan lainnya.

DH/B.Butarbutar/red

Pos terkait