detikhukum.id, – Purwakarta || STAI Dr. KHEZ. Muttaqien Purwakarta menggelar dialog lintas agama bertema “Merawat Tradisi, Menjaga Harmoni dalam Keberagaman” di kampus Jalan Baru atau Jalan Syeikh Baing Yusuf, Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Minggu (25/10/2026). Dialog menekankan pentingnya toleransi, persatuan, dan penolakan terhadap kekerasan di tengah masyarakat yang beragam.
Staf Khusus Kementerian Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., mengajak masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan melindungi generasi muda dari perundungan, kekerasan seksual, serta provokasi di ruang digital. Kegiatan menghadirkan H. M. John Dien dari Islam, Supriatno, S.Ag., M.Pd., dari Buddha, Yohanes Renyaan dari Katolik, dan I Made Kundhi dari Hindu.
Para narasumber menyampaikan pentingnya kasih, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama. H. M. John Dien mengajak berlomba dalam kebaikan, Supriatno menekankan keselarasan pikiran, ucapan dan tindakan, Yohanes Renyaan menyatakan persaudaraan tidak mensyaratkan keseragaman, sementara I Made Kundhi menekankan keseimbangan hidup dan menghormati perbedaan.
Wakil Sekretaris FKUB Kabupaten Purwakarta, Yohanes Baptis, menegaskan kerukunan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Peserta juga menyoroti peran keluarga, sekolah, masyarakat, komunitas keagamaan, dan pemerintah dalam mencegah diskriminasi serta melindungi anak dan generasi muda dari kekerasan.***
DH/raffa christ manalu/red






