detikhukum.id,- JAKARTA – Ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Pelantikan dan Musyawarah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PISPI
Ia menilai, momentum bersejarah tersebut menjadi pijakan awal yang sangat penting dan strategis bagi organisasi dalam memperkuat konsolidasi dan perjuangan untuk kaum tani di seluruh Indonesia.
” Selamat dan sukses atas diselenggarakannya Pelantikan dan Musyawarah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Insinyur dan Sarjana Pertanian
Semoga momen bersejarah ini menjadi pijakan awal yang kokoh dalam memperkuat konsolidasi, merumuskan program kerja strategis, serta membawa semangat baru demi mewujudkan kesejahteraan para petani di seluruh pelosok Nusantara,” ujar Ahmad Tjatja Nugroho dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).di TMII
Menurut Ahmad Tjatja Nugroho yang dikenal dekat dengan kalangan petani dan nelayan tersebut, Pelantikan dan Rakernas bukan sekadar seremonial pelantikan pengurus, melainkan forum penting untuk merumuskan arah dan kebijakan organisasi yang berpihak
Ia berharap, hasil dari Rakernas 2026;ini mampu melahirkan program-program kerja yang konkret, inovatif, dan langsung menyentuh kebutuhan dasar petani di lapangan.
Ketum PISPI menegaskan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung ketahanan nasional.
Karena itu, keberadaan PISPI harus menjadi motor penggerak perubahan di sektor pertanian.
“Mari kita rapatkan barisan, terus berinovasi, dan bekerja nyata demi menopang ketahanan serta kedaulatan pangan nasional,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pengurus ,anggota PISPI di semua tingkatan, , untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pertanian modern, seperti perubahan iklim, keterbatasan lahan, hingga akses permodalan dan teknologi.
Menurutnya, petani tidak boleh lagi hanya menjadi penonton di negeri agraris. Petani harus menjadi tuan rumah dan pahlawan pangan yang sejahtera.
“Bersama Petani , kita hadirkan perubahan yang memajukan sektor pertanian dan menyejahterakan kaum tani Indonesia!”
Semangat perjuangan benar-benar terwujud melalui kerja nyata PISPI dalam memperjuangkan pupuk yang mudah, harga gabah yang layak, serta akses pasar yang adil bagi seluruh petani di Indonesia
DH/ Gusdin / red






