Nongkrong Bareng Pak Bhabin” Jadi Sarana Polisi dan Warga Berdiskusi Soal Keamanan Wilayah

detikhukum.id, || Jakarta Pusat — Kegiatan “Nongkrong Bareng Pak Bhabin” kembali digelar Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Aipda Mahajin Simanjuntak, pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 12.45 WIB di Jl. Kran Raya, RW 06, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan sambang dialogis ini menjadi ruang bagi polisi dan warga untuk membahas situasi keamanan lingkungan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Mahajin bertemu dengan Lurah Gunung Sahari Selatan Irfan, Ketua RW 07 Ramdhan, Kastgas Polda Triyono, serta pengurus RT Agung. Obrolan santai yang dikemas dalam konsep nongkrong bareng itu membahas potensi kerawanan, penanganan isu guankamtibmas, hingga pemantauan situasi wilayah.

Aipda Mahajin menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap curanmor, potensi gangguan kriminalitas, hingga penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan warga. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bersinergi, saling berkoordinasi, dan tidak ragu menghubungi kepolisian apabila membutuhkan bantuan.

“Kehadiran kami bukan hanya saat ada kejadian, tetapi setiap hari. Dengan duduk bersama seperti ini, kami ingin membangun kedekatan agar warga merasa aman dan terlindungi,” ujar Aipda Mahajin.

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP Susatyo Purnomo Condro. Ia menilai pendekatan dialogis yang humanis menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan, terutama di wilayah padat penduduk seperti Kemayoran.

“Program seperti Nongkrong Bareng Pak Bhabin sangat efektif membangun kepercayaan publik. Polisi harus hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, bukan hanya ketika ada masalah,” ujar Susatyo.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah menegaskan bahwa Polsek Kemayoran berkomitmen memperkuat upaya preventif melalui patroli, sambang warga, dan deteksi dini potensi kerawanan.

“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus aktif di lapangan, menggandeng tokoh masyarakat, dan memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani sebelum berkembang. Keamanan adalah kerja bersama,” kata Agung.

DH/Yordani Emerald/red

Pos terkait