detikhukum.id,- Bogor Timur-Kabupaten Bogor – Politeknik Bisnis Digital Indonesia (POLBIS) terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan kolaborasi bersama pelaku UMKM yang tergabung dalam Komunitas UMKM Bogor Timur, POLBIS memberikan pendampingan dan edukasi di bidang pemasaran digital (e-commerce) serta logistik bisnis dengan pendekatan halal supply chain.
Kegiatan yang diikuti oleh 20an pelaku UMKM wilayah Bogor Timur ini merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus wujud sinergi antara perguruan tinggi dan UMKM dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan tuntutan standar halal.
Direktur Politeknik Bisnis Digital Indonesia, apt. Ahmad Subagiyo, S.Si., M.Farm, saat membuka kegiatan menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara UMKM dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara UMKM dan perguruan tinggi. Dampak utamanya adalah peningkatan kapasitas UMKM, sedangkan pemenuhan kinerja dosen sebagai bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi merupakan nilai tambah,” ujarnya.
POLBIS yang memiliki tiga program studi, yaitu Bisnis Digital, Logistik Bisnis, dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, menyusun materi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan UMKM saat ini.
Pada sesi pertama, Fathur Rozi, S.E., M.S bersama Casto Uripto, S. Kom., M.M, dosen Program Studi Bisnis Digital, memaparkan materi mengenai pentingnya e-commerce sebagai sarana penjualan dan pemasaran UMKM. Peserta diperkenalkan pada berbagai platform digital dan marketplace yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Sesi berikutnya diisi oleh Izma Nurhanifah Fauzi, S.Tr.Ak., M.M dan Putri Mayang, S.E., M.M yang membahas logistik bisnis dengan fokus pada halal supply chain. Dalam sesi ini juga disampaikan pengenalan Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Program SEHATI merupakan fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, khususnya usaha mikro dan kecil, melalui mekanisme self declare sesuai ketentuan BPJPH. Prosesnya meliputi:
- POLBIS mendukung kapasitas UMKM di Kabupaten Bogor.
- Kegiatan kolaborasi dengan pelaku UMKM dari Komunitas UMKM Bogor Timur difokuskan pada pemasaran digital dan logistik bisnis.
- Kegiatan ini merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.
- Sinergi antara perguruan tinggi dan UMKM dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan standar halal.
- Direktur POLBIS, Ahmad Subagiyo, mengharapkan keberlanjutan kolaborasi ini.
- Kolaborasi diharapkan dapat meningkatkan kapasitas UMKM dan memenuhi kinerja dosen.
- POLBIS menyediakan materi aplikatif sesuai kebutuhan UMKM.
- Tiga program studi di POLBIS mencakup Bisnis Digital, Logistik Bisnis, dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.
- Materi pemasaran digital diperkenalkan dalam sesi pertama.
- Peserta diajarkan tentang berbagai platform digital dan marketplace untuk meningkatkan daya saing produk.
- Fokus pada halal supply chain dibahas dalam sesi kedua.
- Pengenalan Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) 2026 oleh BPJPH juga dibahas.
- Proses program SEHATI memfasilitasi sertifikasi halal untuk UMKM.
- Meliputi pendaftaran, pendampingan, verifikasi, dan penerbitan sertifikat tanpa biaya bagi UMKM yang memenuhi syarat.
- Pentingnya pemahaman halal supply chain untuk UMKM sektor pangan.
- Hal ini membantu UMKM tidak hanya siap secara produksi, tetapi juga patuh regulasi dan memiliki nilai tambah.
- Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab.
- Apresiasi dari peserta, seperti Ibu Yana, menunjukkan manfaat kegiatan bagi pelaku UMKM.
- POLBIS berkomitmen sebagai mitra strategis UMKM di Bogor Timur.
Sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mendorong UMKM agar naik kelas dan berkontribusi pada ekonomi lokal.
- POLBIS berkolaborasi dengan UMKM Bogor Timur untuk mendukung digitalisasi.
- Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM dari Komunitas UMKM Bogor Timur.
- Fokus pada pemasaran digital dan logistik dengan pendekatan halal supply chain.
- Kegiatan ini merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
- Sinergi antara perguruan tinggi dan UMKM penting dalam menghadapi digitalisasi.
- Direktur POLBIS, Ahmad Subagiyo, mendukung kelanjutan kolaborasi UMKM dan perguruan tinggi.
Harapan kolaborasi ini dapat meningkatkan kapasitas UMKM dan pemenuhan kinerja dosen.
- POLBIS menyusun materi untuk mendukung kebutuhan UMKM kontemporer.
Materi mencakup marketing digital dan malam logistik bisnis yang relevan.
- Sesi pertama mengedukasi tentang pentingnya e-commerce bagi UMKM.
- Peserta diperkenalkan pada berbagai platform digital untuk meningkatkan daya saing.
- Sesi kedua membahas halal supply chain dan Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) 2026.
Fokus pada pemahaman penting untuk UMKM di sektor pangan agar mematuhi regulasi.
- Aktivitas termasuk diskusi serta tanya jawab yang interaktif.
Ibu Yana, perwakilan UMKM, mengapresiasi materi yang diberikan mengenai penjualan online.
- POLBIS menegaskan komitmen untuk menjadi mitra strategis UMKM di Bogor Timur.
- Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan UMKM dan ekonomi lokal.
DH/ Yordania Emerald /red






