detikhukum.id,- Indramayu,— Pentas Aksi Kreativitas Seni siswa SMPN 3 Sindang sukses memukau peserta Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu yang digelar di Gedung Kesenian Mama Soegra Indramayu, Jumat (06/02/2026).
Dalam forum strategis yang dihadiri Bupati Lucky Hakim, para pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para Kabid dan Kasi, para Kepala Sekolah, unsur pemerintah daerah, anggota DPRD Kabupaten Indramayu khususnya Komisi Pendidikan, serta para pelaku dan pemerhati seni budaya serta praktisi dan tokoh pendidikan, para siswa SMPN 3 Sindang tampil penuh percaya diri dengan menyuguhkan beragam pertunjukan seni bernilai estetika tinggi.
Beberapa karya yang dipentaskan antara lain Tari Payung, pantomim, dan Tari Joged Komando. Ketiga penampilan tersebut bukanlah sekadar hiburan, melainkan representasi dari hasil pembinaan seni yang konsisten, karena masing-masing karya pernah mengantarkan SMPN 3 Sindang meraih prestasi dan mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang.
Pelatih seni SMPN 3 Sindang, Siti Maesaroh, S.Pd., mengungkapkan bahwa kesempatan tampil tersebut diperoleh secara mendadak setelah dirinya dihubungi langsung oleh Kepala Sekolah. Namun, hal itu tidak menjadi kendala berarti.

“Walaupun persiapannya singkat, anak-anak kami sudah memiliki talenta, pengalaman, dan motivasi yang kuat. Mereka siap tampil dan percaya diri. Justru ini menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan kualitasnya,” Ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Sindang, Hj. Ani Hanifah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, kesempatan tampil dalam forum resmi tingkat kabupaten merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas pembinaan pendidikan dan seni di sekolah.
“Kami merasa tersanjung sekaligus bertanggung jawab. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kekompakan, para siswa mampu tampil maksimal dan memukau hadirin,” Tuturnya.
Penampilan siswa SMPN 3 Sindang dalam Rakor Disdikbud ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni budaya. Pentas tersebut sekaligus menegaskan peran sekolah sebagai ruang tumbuhnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan berbudaya.
DH/ Thoha /red






