detikhukum.id || TAPANULI TENGAH – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah bergerak cepat menanggulangi krisis air bersih yang dialami masyarakat diwilayah Kecamatan Pandan Tapanuli Tengah.
Pada hari Sabtu (7/2/2026) kembali salurkan air bersih warga Perumahan Jaya Green, Kecamatan Pandan, langkah ini diambil menyusul terputusnya aliran air bersih dari PDAM akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Dorpis R.H. Sitompul, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan respons atas keluhan warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari karena air PDAM di beberapa lokasi di Kecamatan Pandan masih dalam kondisi mati total.
“Kami menyadari bahwa air bersih adalah kebutuhan vital. Mengingat hingga saat ini aliran air PDAM di wilayah Pandan masih terganggu pasca bencana, kami menurunkan personel Sat Samapta untuk mendistribusikan bantuan air guna membantu warga,” ujar AKP Dorpis di sela-sela kegiatan.
Dalam aksi kemanusiaan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut, sebanyak 1.000 liter air bersih disalurkan langsung kepada masyarakat. Warga tampak mengantre dengan tertib membawa jeriken dan ember untuk menampung air dari tangki kepolisian.
Kehadiran personel Polres Tapteng di tengah masyarakat ini diharapkan dapat memberikan solusi sementara di masa pemulihan infrastruktur pasca bencana. Selain memberikan bantuan fisik, keberadaan polisi di lapangan juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga.
Kegiatan yang berakhir pada pukul 14.30 WIB ini berjalan dengan aman dan kondusif. Pihak Polres Tapanuli Tengah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan hingga akses air bersih kembali normal bagi seluruh masyarakat.
DH/B.Butarbutar/red






