detikhukum.id, || Tangerang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Minggu (8/2/2026), petugas di lapangan semakin intensif melakukan pendekatan humanis kepada para pengguna jalan demi menjamin keamanan di hari libur.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan angka kecelakaan melalui edukasi yang menyentuh langsung kesadaran masyarakat.Siaga di Titik Mobilitas TinggiMeski bertepatan dengan akhir pekan, personel Satlantas Polresta Tangerang tetap bersiaga di berbagai titik strategis yang menjadi pusat pergerakan warga.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus utama di antaranya adalah Fly Over Balaraja, Pertigaan Cimanceri, hingga kawasan Pasar Buah KM 22.Kasat Lantas Polresta Tangerang, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, mengungkapkan bahwa penjagaan di titik-titik tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas.
“Hari Minggu biasanya terjadi peningkatan mobilitas warga menuju pusat keramaian atau perjalanan antarwilayah. Oleh karena itu, kehadiran kami di Fly Over Balaraja, Cimanceri, hingga Pasar Buah adalah untuk memastikan kamseltibcarlantas tetap terkendali,” jelasnya.
Kedepankan Teguran SimpatikDalam pelaksanaan operasi di hari ketujuh ini, petugas lebih banyak memberikan teguran simpatik dan dialog edukatif kepada pengendara. Pendekatan ini dipilih agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik tanpa menimbulkan kesan kaku di lapangan.Sesuai arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, operasi ini memang didesain untuk mengedepankan sisi preemtif dan preventif.
Di lapangan, anggota aktif mengingatkan pentingnya penggunaan helm standar serta sabuk pengaman kepada pengendara yang melintas.“Kami ingin masyarakat merasa diayomi. Di setiap titik, anggota kami tidak hanya mengatur jalan, tetapi juga memberikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas adalah bentuk penghormatan terhadap diri sendiri dan orang lain,” tambah AKP Zaeni.
Keselamatan Sebagai Gaya HidupMelalui Operasi Keselamatan Maung 2026, Satlantas Polresta Tangerang berharap kedisiplinan tidak hanya muncul saat ada petugas di lapangan, melainkan menjadi gaya hidup yang melekat pada setiap individu.
“Tujuan utama kami bukan sekadar penindakan, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun etika berkendara yang baik. Mari jadikan Kabupaten Tangerang wilayah yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” pungkasnya.
DH/Rika/red






