FUNWALK BUKAN SEKEDAR JALAN SANTAIOleh : Muslich Taman, Warga Telaga Kahuripan, Penulis Buku: Kado Keluarga Bahagia

detikhukum.id, || Pagi ini, Ahad 15 Februari 2026, suasana di halaman Masjid Raya Telaga Kahuripan (MRTK) tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 06.30 WIB, warga Perumahan Telaga Kahuripan dan sekitarnya berdatangan memadati halaman masjid. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga lansia berbaur dalam satu semangat: mengikuti funwalk dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.

Tepat pukul 07.10 pagi, acara resmi dimulai. Namun sejatinya, kegiatan ini bukan sekadar jalan santai mengelilingi komplek. Lebih dari itu, funwalk yang digelar oleh pengurus takmir masjid menjadi ajang silaturahmi, kebersamaan, dan ikhtiar ibadah kepada Allah SWT.

Di tengah langkah-langkah santai menyusuri jalanan perumahan yang bersih dan lebar, terselip senyum, sapa hangat, dan obrolan ringan yang mengalir tanpa sekat. Para peserta yang mayoritas merupakan warga komplek memanfaatkan momen ini untuk saling bertemu.

Mereka yang sudah lama tak berjumpa kembali bercengkerama, sementara yang sebelumnya tak saling kenal, mendapatkan kesempatan untuk berkenalan. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa begitu kental.

Funwalk ini juga diniatkan sebagai persiapan jasmani menyongsong Ramadhan. Ibadah puasa membutuhkan tubuh yang sehat dan bugar. Seperti yang kerap diingatkan oleh para dokter, menjaga kesehatan bukan hanya soal menghindari penyakit, tetapi membangun kebiasaan hidup aktif dan tertib agar tubuh tetap prima dalam menjalani aktivitas dan ibadah. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki secara rutin terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki suasana hati, dan menjaga kesehatan jantung.

Pakar kedokteran olahraga dunia, Kenneth H. Cooper menegaskan, bahwa berjalan kaki adalah bentuk olahraga paling sederhana namun paling konsisten memberi manfaat besar bila dilakukan secara teratur. Pesan ini terasa relevan dengan semangat funwalk: sederhana, mudah dilakukan siapa saja, tetapi berdampak luar biasa bila menjadi kebiasaan bersama. Saya pribadi, memiliki program yang sama dengan nama Joging Sakinah, jalan santai bersama keluarga, menjaga sehat bersama orang-orang tercinta.

Rute yang ditempuh acara hari ini pun menyenangkan. Para peserta memulai perjalanan dari halaman masjid MRTK yang indah dan megah, lalu mengelilingi jalan utama komplek perumahan, melewati depan sekolah baru SMAN I Kemang, dan kembali lagi ke titik awal di halaman masjid kebanggaan warga komplek tersebut. Sepanjang perjalanan, semangat terasa mengalir. Anak-anak berlari kecil mendahului orang tuanya, para remaja saling bergurau dan tertawa, ibu-ibu berjalan beriringan sambil berbincang, sementara para bapak menikmati langkah santai penuh canda. Semua tampak gembira dan bahagia.

Menarik, kegiatan fisik yang dilakukan bersama seperti ini bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat hubungan sosial. Berbagai penelitian kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa relasi sosial yang baik berkontribusi pada kesehatan mental dan bahkan memperpanjang harapan hidup. Dalam konteks inilah, silaturahmi menjadi “nutrisi” bagi jiwa. Ketika warga saling menyapa dan tertawa bersama, sesungguhnya mereka sedang merawat kesehatan secara utuh—jasmani dan rohani bersama-sama.

Kemeriahan semakin terasa ketika peserta kembali ke halaman masjid. Area tersebut dipenuhi meja-meja bazaar dari para pegiat UMKM warga perumahan dan sekitarnya. Aneka produk makanan, minuman, kue, busana, hingga kebutuhan rumah tangga tertata rapi dan menarik. Kegiatan ini tidak hanya menghidupkan suasana, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan dukungan nyata pengurus masjid terhadap usaha jamaah masjid dan warga sekitar.

Antusiasme warga kian memuncak saat sesi pembagian doorprize dimulai. Panitia menyiapkan beragam hadiah menarik yang disumbangkan oleh para donatur: sepeda, mesin cuci, rice cooker, aneka busana dan sepatu, paket sembako, hingga berbagai hadiah hiburan lainnya. Sorak-sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap nomor undian yang disebutkan. Wajah-wajah penuh harap berubah menjadi sumringah dan syukur ketika nama mereka diumumkan sebagai pemenang. Hehe…

Semangat dan kegembiraan terpancar jelas dari seluruh peserta. Banyak keluarga sengaja datang bersama, menjadikan momen ini sebagai waktu berkualitas di tengah padatnya rutinitas. Anak-anak belajar arti kebersamaan, orang tua mempererat hubungan sosial, dan seluruh warga merasakan energi positif yang sama.

Salah seorang tokoh di perumahan Telaga Kahuripan, Raden Sulaksono, yang ikut acara, menyatakan acara yang seperti ini sangat penting. Menjadi ajang silaturahim warga dan sekaligus menyehatkan. Sangat bermanfaat. Hal yang sama, diiyakan oleh Ust. Imam Fathurrohman selaku Ketua Takmir. Al Ustadz bersyukur, acara berlangsung dengan sukses dan meriah.

Pada akhirnya, funwalk ini membuktikan bahwa kegiatan sederhana seperti jalan sehat memiliki makna yang jauh lebih dalam. Ia menjadi sarana memperkuat ukhuwah, membangun kesehatan, memberdayakan ekonomi warga, sekaligus meneguhkan niat menyambut Ramadhan dengan hati dan tubuh yang lebih siap.

Karena sejatinya, kesehatan adalah modal utama beribadah, dan silaturahmi adalah kekuatan utama bermasyarakat. Dari langkah-langkah kecil di pagi hari itu, tumbuh harapan besar: semoga kebugaran tubuh dan kehangatan persaudaraan terus terjaga, tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi sepanjang waktu.

Acara pun berjalan dengan lancar, meriah, dan sukses. Lebih dari sekadar jarak yang ditempuh, funwalk ini telah menghadirkan makna—bahwa setiap langkah menuju sehat dan kebersamaan adalah bagian dari langkah menuju keberkahan.

DH/Subhan beno/red

Pos terkait