detikhukum.id, || Purwakarta- Warga menyambut kehadiran insan pers pada agenda road show hari ketiga penyaluran bantunan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tingkat Kabupaten Purwakarta, yang menyasar anak-anak yatim dan duafa serta lansia, wilayah Perum Bumi Gandasari, dipusatkan di samping sekretariat Serikat Tolong Menolong (STM) Gandasari, Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/2/2026).
Menurut Ketua Panitia HPN Sakib Mahmud di dampingi sekretaris PWI Purwakarta, Ade Winanto, yang akrab dipanggil Kang Ade Jo menyampaikan, program berbagi sembako ini merupakan agenda terencana yang menyasar beberapa lokasi berbeda di wilayah Purwakarta.
Dalam sambutannya, Sakip menekankan nilai bantuan ini jangan dilihat dari besarannya, melainkan dari niat tulus untuk berbagi dan mempererat tali silaturahim.
”Kami ingin berbuat. Seperti kata Pak Ustadz, jangan lihat besarannya. Semangat kami adalah berbagi sekaligus bersilaturahim dengan masyarakat, agar kemitraan yang terjalin benar-benar nyata,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Sakib, selain berbagi pihaknya berharap, kehadiran PWI di tengah masyarakat dapat mengubah stigma negatif terhadap profesi jurnalis. Ia ingin masyarakat melihat media sebagai mitra strategis dalam pembangunan, bukan sebagai sosok yang menakutkan.
”Kehadiran PWI diharapkan tidak lagi dianggap ‘serem’. Jika ada kekurangan dalam pembangunan di wilayah ini silahkan sampaikan kepada kami. Lewat media, informasi biasanya tersampaikan lebih cepat ke pihak terkait. Mudah-mudahan silaturahim ini membawa keberkahan,” tambahnya.
Sakib apresiasi kepada pemerintah setempat yang dihadiri Fajar Subagja, Rukun Warga (RW) 07 Gandasari, beserta para warga setempat yang hadir, meskipun kunjungan tersebut terkesan mendadak. “Kami tidak ingin disambut berlebihan, niat kami murni untuk bersinergi,” ucapnya.
Pihak Pemerintah RW setempat menyambut hangat inisiatif ini dan mengapresiasi langkah para awak media yang tetap peduli terhadap sesama di tengah kesibukan mengolah informasi yang menjadi tugas dalam kesehariannya.
Menurut Fajar, sinergi antara media dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan program-program pemerintahan diwilyahnya dapat terdokumentasi dan terpublikasi dengan baik.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan masyarakat dan insan pers, Ramah tamah antara pengurus PWI dengan masyarakat setempat dan penyerahan simbolis bantuan kepada penerima manfaat.
DH/Laela/red






