detikhukum.id ll Purwakarta-
Selamat hari pers nasional (HPN) semoga insan pers semakin berkualitas dan berjuang untuk mendukung kemajuan yang bermoral dan lebih beretika, tidak kalah penting saya mengingatkan pentingnya berbagi kebaikan kepada sesama yang membutuhkan. Demikian disampaikan Cucu Cahyadi, mantan wartawan tempo dulu, asal Purwakarta, Jawa Barat, kepada media ini di Purnawarman, Purwakarta, Selasa (17/2/2026).
Dikatakannya, insan media sekarang dituntut lebih peka dan kreatif dalam mencari bahan untuk pemberitaan, terutama untuk lebih mengenal masyarakat kecil dengan lebih arif bijaksana, menyaksikan, mendengar dan menerima masukan yang membangun untuk kemajuan bersama.
Insan Pers baik itu Jurnalis yang mencakup semua profesi di bidang jurnalistik, termasuk reporter, editor, redaktur, hingga produser berita dan wartawan yang aktif mencari berita (peliputan), melakukan wawancara dan mengumpulkan fakta langsung di lapangan, saat ini benar-benar dituntut lebih disiplin dengan kesabaran yang lebih baik,” ucapnya.
“Intinya, baik itu jurnalis, wartawan, redaktur dan praktisi pers lainnya memiliki fungsi krusial sebagai pilar demokrasi dan agen perubahan sosial dengan fungsi utamanya menyebarkan informasi yang akurat, edukatif dan berimbang kepada masyarakat.,” terangnya.
Lebih jelas pihaknya katakan, saat ini tidak difungkiri faktanya sedang krisis moral, berdampak merosotnya semangat dan kepercayaan antar sesama.
“Saya mantan wartawan, dengan lapang mengakui kekurangan dalam tugas dulu. Tapi menurut saya, saat ini lebih parah dengan banyak oknum yang mengakui insan pers, tapi diantaranya ada yang tidak pernah terlihat karyanya. Menshare berita diberbagai grup WhatsApp yang seolah hasil karyanya, namun faktanya dari humas-humas suatu lembaga, bahkan ada yang sampai penempatan titik dan komanya saja sama persis, sungguh suatu kemunduran,” ucapnya.
Pihaknya mengakui, usia sudah tua sepertinya dan bicara sudah tidak selancar dulu, tapi masih bisa memberi masukan.
“Maaf ya, anggaplah ini pesan orang tua yang pernah berprofesi sebagai insan pers tempo dulu, berharap insan pers saat saling mendukung menjalankan tugas sesuai fungsi dengan tulus dan terus belajar, jika ada kemampuan lebih materi silahkan berbagi dengan yang membutuhkan, karena fakta sekarang banyak yang sedang dalam kesulitan kebutuhan hidup sehari-hari,” kata mantan Wartawan tersebut.
Menurutnya, jangan pernah menulis hanya karena materi dunia semata, berikan waktu untuk semua pihak terkait dalam suatu pemberitaan dan tuntaskan pemberitaan suatu kasus jika ada, sampaikan berita untuk publik hingga selesai kasus tersebut, stof peluang oknum yang tidak bertanggungjawab dengan kita lebih disiplin guna mendapat kepercayaan publik.
“Terlebih saat ini, banyak oknum demi materi dunia rela berbuat yang tidak pantas untuk kesenangan pihak tertentu yang tidak mungkin menyenangkan untuk semua pihak kemudian hari. Tugas insan media fungsi sesungguhnya sebagai kontrol sosial, bukan penerima bahan tulisan titipan oknum yang tidak bertanggungjawab,” pungkasnya.
DH/Laela/red






