detikhukum.id, || Kab. Bogor – UMKM Baitul Qurro yang berada di Kampung Salimah, Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, terus mengembangkan kegiatan kerajinan tangan berupa keranjang hampers hasil karya Ibu – ibu anak yatim dan masyarakat sekitar. Jum’at (13/03/2026)
Di bawah asuhan Ayya Susi Damayanti, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kreativitas bagi ibu – ibu anak yatim, tetapi juga dikembangkan sebagai sosiopreneur yang bertujuan memberdayakan orangtua yatim sekaligus membantu biaya operasional Istana Yatim Baitul Qurro.

Ayya Susi Damayanti menjelaskan bahwa UMKM ini dibentuk sebagai langkah nyata untuk menciptakan kegiatan produktif yang memiliki nilai sosial dan ekonomi.
“UMKM ini kami bentuk menjadi sosiopreneur, untuk pemberdayaan orangtua yatim serta membantu biaya operasional Istana Yatim Baitul Qurro,” ujar Ayya Susi Damayanti.
Selain memproduksi dan menjual berbagai kerajinan anyaman seperti keranjang hampers, pihaknya juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin belajar keterampilan menganyam.
“Selain menjual anyaman, kami juga melatih banyak masyarakat yang ingin belajar menganyam, sehingga mereka bisa memiliki keterampilan dan peluang usaha,” tambahnya.
Kerajinan keranjang hampers hasil karya UMKM Baitul Qurro saat ini sudah tersedia (ready) dan dapat dipesan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan seperti bingkisan acara, parcel, maupun hampers hadiah.
UMKM Baitul Qurro berlokasi di Kp. Salimah Blok M RT 01/RW 01, Desa Gintung Cilejet, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Diharapkan melalui kegiatan ini, semakin banyak masyarakat yang ikut mendukung produk lokal sekaligus membantu pemberdayaan anak-anak yatim dan keluarga mereka.
Dengan membeli produk kerajinan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan produk kreatif, tetapi juga ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan yang dilakukan oleh UMKM Baitul Qurro.
DH/Subhan beno/red






