Gandeng Tokoh Masyarakat Tigaraksa, Partai Gerakan Rakyat Pererat Silaturahmi Dan Perkuat Struktur

detikhukum.id, || Tangerang- | Kehadiran sejumlah tokoh berpengaruh di Tigaraksa menjadi sorotan utama dalam rapat konsolidasi dan Halal Bihalal DPC Partai Gerakan Rakyat (PGR) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang-Banten, pada Minggu siang hingga selesai (12/4/2026).

Tokoh masyarakat seperti H. Muktar, Ustadz Shadikin, hingga tokoh perempuan Ibu Solehah, tampak hadir memberikan dukungan moril bagi penguatan struktur Partai di tingkat Desa dan Kelurahan.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi pasca-Lebaran, sekaligus menyelaraskan strategi penguatan struktur organisasi dari tingkat Kabupaten hingga ke akar rumput (Ranting).

​Fokus pada Pembentukan Ranting

​Ketua DPC PGR Kecamatan Tigaraksa, Irlan (Bang Aldho), dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda utama DPC saat ini adalah memperluas jangkauan partai hingga ke tingkat desa.

​”Selain halal bihalal untuk menyatukan misi, poin utama kami adalah pembentukan Ranting di tiap Desa. Kami ingin Partai Gerakan Rakyat berkembang pesat dan diterima luas oleh masyarakat Tigaraksa. Kami memohon arahan dari Ketua DPD agar target ini tercapai dengan maksimal,” ujar Bang Aldho.

​Strategi “Jemput Bola” dan Kaderisasi

​Ketua DPD PGR Kabupaten Tangerang, Andri Andriyansyah, SE, memberikan apresiasi atas semangat pengurus Tigaraksa. Beliau memaparkan bahwa PGR kini telah tumbuh besar secara nasional dengan keberadaan di 38 provinsi dan hampir 500 Kota/Kabupaten.

​”Membangun Partai politik harus dari nol dengan militansi yang kuat. Kita harus punya strategi agar masyarakat tahu kehadiran kita. Kuncinya adalah komunikasi intens dengan tokoh masyarakat dan keberanian untuk ‘jemput bola,”Jangan hanya pasang plang dan menunggu orang datang,” tegas Andri dalam arahannya.

​Ia juga menambahkan pentingnya memiliki perwakilan di legislatif (Dewan) di masa depan agar aspirasi masyarakat dapat terserap dan diperjuangkan secara nyata.

​Militansi di atas Logistik

​Senada dengan Ketua DPD, Sekretaris DPD PGR Kabupaten Tangerang, H.Hambali. SH.,memberikan “dua jempol” atas langkah DPC Tigaraksa yang bergerak serentak di 12 desa dan 2 kelurahan. Beliau mengingatkan bahwa persaingan dengan partai mapan hanya bisa dimenangkan dengan kerja keras di tingkat Ranting.

​”Ranting adalah ujung tombak. Kita bersaing dengan partai yang sudah punya kursi, tapi jangan berkecil hati. Politik bukan melulu soal uang. Kalau kita hanya berorientasi pada duit, maka peran Tuhan hilang. Yang utama adalah bagaimana kita mempengaruhi orang dengan pendekatan yang tulus dan mengetuk hati masyarakat,”pungkas H.Hambali.SH.

Urgensi Validitas Data Keanggotaan

​Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD PGR Kabupaten Tangerang, Maryasan (Bang Bob), memberikan arahan khusus mengenai aspek administratif. Berdasarkan pengalamannya memantau proses di KPU, ia mengingatkan agar tim pendataan sangat teliti dalam menginput data anggota.

​”Hati-hati soal pendataan. Banyak partai gagal saat verifikasi faktual di lapangan karena data tidak valid, seperti adanya keanggotaan ganda atau data anggota yang sudah meninggal dunia. Komunikasi dengan tingkat provinsi harus terus dijaga agar proses verifikasi kita berjalan mulus tanpa kendala,”jelas Bang Bob.

Lebih lanjut dalam arahannya, Bang Bob menekankan pentingnya akurasi data administrasi berdasarkan pengalamannya memantau proses di KPU tingkat kecamatan. Berikut adalah ringkasannya:

​Ketelitian Data Keanggotaan: Beliau mengingatkan tim pendataan untuk sangat berhati-hati dalam memasukkan data anggota. Kesalahan kecil dalam input data dapat berdampak fatal pada legalitas partai.

​Risiko Verifikasi Lapangan: Banyak partai politik yang gagal dalam proses verifikasi faktual oleh KPU karena data anggota di lapangan tidak valid. Bang Bob mencontohkan kasus keanggotaan ganda (seseorang terdaftar di dua partai berbeda) atau adanya data anggota yang sebenarnya sudah meninggal dunia.

​Belajar dari Kegagalan Partai Lain: Dengan merujuk pada pengalaman beberapa partai yang sulit lolos verifikasi (seperti contoh partai-partai baru sebelumnya), beliau menegaskan bahwa kekuatan utama partai terletak pada keabsahan administrasinya.

​Komunikasi Berjenjang: DPC dan tim pendataan di tingkat bawah wajib menjaga komunikasi intensif dengan pengurus di tingkat provinsi maupun pusat untuk memastikan seluruh proses pendaftaran anggota berjalan sesuai aturan KPU.

​Fokus pada Keberlanjutan: Pendataan yang rapi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi agar Partai Gerakan Rakyat (PGR) dapat terus berlanjut dan eksis dalam kontestasi politik ke depan.

Acara ini dipandu oleh Yusuf Hidayat selaku wakil Ketua DPC Tigaraksa, hadir pula Ustad Shadikin Kordapil Tigakarsa, Jayanti dan Balaraja, dan wakil tiap Desa di Kecamatan Tigaraksa, Heri Irawan perwakilan DPC Cisoka, sementara dari jajaran DPD Kabupaten Tangerang
Andri Andriyansyah, SE (Ketua DPD),​H. Hambali, SH (Sekretaris DPD), ​Maryasan Bob (Waka 1 DPD), ​Hendra Ajum (Admin KTA DPD), ​Eko Hartono / Erte Dewan (Waka Aksi Sosial) serta ​Ketua Hasan Hariri dan wakil Ketua Jumadil Qubro (Tim Cyber & Humas).

Setelah acara selesai Pengurus DPD didampingi oleh pengurus DPC Tigaraksa berkunjung ke Ponpes Hikmah Syahadah di Desa Cisereh Tigaraksa untuk bersilaturahmi dengan pengurus Ponpes salah satunya adalah Haji Nurfalah adik ipar dari KH Romdin “Telunjuk Petir” pengasuh Panti Sosial Yayasan Hikmah Syahadah, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

DH/Subhan beno/red

Pos terkait