Wabup Purwakarta: Kasus Siswi Olok Guru Jadi Alarm Evaluasi Pendidikan Karakter

detikhukum.id,- Purwakarta || Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin menyoroti pentingnya evaluasi dunia pendidikan pasca viralnya kasus perilaku tak pantas siswa-siswi SMAN 1 Purwakarta terhadap guru Syamsiah. Ia menekankan pembentukan karakter dan moral harus jadi prioritas, sejalan dengan sikap guru Syamsiah yang memilih memaafkan siswanya.

“Kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi. Bagaimana anak-anak kita bisa berkualitas kalau gurunya juga tidak berkualitas. Ini alarm dan harus menjadi perhatian bersama,” kata Abang Ijo di SMAN 1 Purwakarta, Senin 20/4/2026. Ia menyebut kasus ini sangat miris karena mencerminkan menurunnya etika serta moral di kalangan pelajar, sehingga perlu pembenahan sistem pendidikan dan kualitas tenaga pendidik.

Abang Ijo mengapresiasi sikap guru Syamsiah yang tidak membawa masalah ke ranah hukum dan mendoakan siswanya jadi pribadi lebih baik. “Saya hari ini bisa menjadi wakil bupati karena modal etika, attitude, dan menghargai sesama. Percuma mengejar ilmu setinggi apapun kalau tidak memiliki moral dan akhlak,” ujarnya. Ia menegaskan pendidikan karakter tidak hanya tugas sekolah, tapi dimulai dari rumah. “Peran orang tua sangat penting. Anak-anak harus dididik dari rumah soal adab, moral, dan akhlak, guru di sekolah melengkapi.”

Pemkab Purwakarta berencana melakukan penguatan sistem pendidikan, termasuk peninjauan regulasi di tingkat sekolah sebagai bagian dari reformasi birokrasi pendidikan. “Kami berharap ini menjadi bahan evaluasi. Dari sekolah kita bisa menciptakan anak-anak yang berkualitas, baik dari sisi ilmu maupun akhlak,” pungkasnya.

DH/Raffa Christ Manalu/red

Pos terkait