detikhukum.id, || PARUNG PANJANG, BOGOR – Sebagai langkah konkret dalam mempererat tali silaturahmi serta membangun sinergi kewilayahan, masyarakat Desa Gintung Cilejet dan Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, sukses menyelenggarakan agenda tahunan Halalbihalal pada Minggu (26/04/2026).
Bertempat di Taman Perumahan Sekar Tanjung, kegiatan ini menjadi simbol harmonisasi sosial sekaligus forum koordinasi strategis antarwarga.
Acara ini dihadiri oleh Camat Parung Panjang, Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si., beserta jajaran pemerintah desa yang dipimpin oleh Kepala Desa Gintung Cilejet, H. Mu’min, dan Kepala Desa Lumpang, H. Rodis Faisal. Hadir pula unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta perangkat RT/RW dari kedua desa.
Dalam sambutannya, Camat Parung Panjang, Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga dalam membangun modal sosial. Beliau menekankan bahwa momentum Halalbihalal harus menjadi landasan bagi penguatan kerukunan dan efektivitas pelayanan publik di wilayah perbatasan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Gintung Cilejet dan Kepala Desa Lumpang menegaskan kesepakatan untuk memperkuat komunikasi lintas desa, khususnya dalam pemetaan isu-isu sosial dan percepatan pembangunan infrastruktur perbatasan.
Poin krusial dalam pertemuan tersebut adalah pemaparan mengenai transformasi kebijakan ekonomi desa. Kepala Desa Lumpang, H. Rodis Faisal, menyampaikan bahwa ke depannya, pemerintah pusat akan memprioritaskan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui Koperasi Desa Merah Putih.
”Peran aktif warga dalam koperasi kini menjadi sangat strategis. Seiring dengan perubahan tata kelola bantuan sosial (bansos) yang nantinya akan disalurkan langsung melalui koperasi, kami mengajak seluruh warga untuk segera terdaftar sebagai anggota,” ujar H. Rodis Faisal.
Pemanfaatan koperasi ini diharapkan mampu menekan biaya hidup warga melalui akses harga kebutuhan pokok tingkat distributor. Sebagai bentuk komitmen nyata, progres pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih saat ini telah mencapai 50 persen.
Mantan Kepala Desa Gintung, H. Syamsudin, dalam pesan moralnya mengingatkan pentingnya menjaga nilai luhur gotong royong di tengah modernisasi. Ia berharap nilai kebersamaan tetap menjadi arus utama dalam dinamika kehidupan masyarakat Parung Panjang.
Wakil Ketua Forum Sekar Tanjung, Dedi Irianto, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara. Ia menegaskan bahwa antusiasme warga merupakan bukti nyata bahwa semangat persaudaraan melampaui sekat-sekat administratif kewilayahan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan komitmen bersama untuk meningkatkan intensitas koordinasi pembangunan di masa mendatang. Sinergi antara Desa Gintung Cilejet dan Desa Lumpang ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor dalam menciptakan tata kelola sosial yang inklusif dan kolaboratif.
DH/Subhan beno/red






