Dipimpin Bang Tindik, Relawan Curug Turut Suarakan Solidaritas Buruh di May Day Monas

detikhukum.id, || Tangerang — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026 berlangsung meriah di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (01/05/2026). Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, serikat buruh, hingga organisasi relawan turut ambil bagian dalam momentum tahunan tersebut.Keluarga Besar Relawan Curug dari Partai Gerindra juga ikut meramaikan kegiatan ini. Kehadiran mereka dikoordinatori oleh Asep Supriadi, yang akrab disapa Bang Tindik.

Rombongan relawan asal Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan bersama ribuan peserta lainnya. Mereka bergabung dengan berbagai elemen untuk menyuarakan aspirasi serta menunjukkan solidaritas terhadap para pekerja di Indonesia.

Dalam keterangannya, Asep Supriadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tangerang H. Astayudin, SE, serta Bendahara DPC Nanang Susandi yang telah memberikan dukungan sehingga keikutsertaan Relawan Curug dalam kegiatan May Day berjalan lancar.Ia menegaskan bahwa kehadiran relawan bukan sekadar partisipasi simbolis, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap perjuangan kaum buruh.

“Momentum May Day ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wujud kepedulian kami terhadap para pekerja. Kami berharap kesejahteraan buruh di Indonesia semakin meningkat dan hak-hak mereka dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Asep juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat solidaritas antar relawan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran buruh dalam pembangunan nasional.

Sementara itu, RT Madinah selaku Koordinator 2 menegaskan bahwa peringatan May Day tidak boleh dimaknai sebagai seremoni tahunan semata, melainkan momentum strategis untuk menyuarakan aspirasi buruh secara konkret.

“May Day ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kesejahteraan buruh adalah fondasi utama dalam pembangunan bangsa. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan para pemangku kebijakan terhadap upah layak, jaminan sosial, serta kondisi kerja yang manusiawi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan di kalangan pekerja agar perjuangan tidak terpecah.“Kita harus tetap bersatu, menjaga kekompakan, dan terus mengawal kebijakan agar berpihak kepada kaum pekerja,” tambahnya.Peringatan May Day di Monas sendiri berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Berbagai elemen buruh, organisasi masyarakat, serta relawan dari berbagai daerah turut hadir, menjadikan peringatan tahun ini sebagai simbol kuat solidaritas dan harapan bagi masa depan pekerja Indonesia.

DH/Rika/red

Pos terkait