detikhukum.id – Purwakarta || Misteri kematian Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah BKAD Kabupaten Purwakarta, masih jadi perhatian serius aparat kepolisian. Tim Pusat Identifikasi Bareskrim Polri bersama Polda Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan di kediaman korban Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Rabu 17/6/2026 sore. Olah TKP ini dilakukan setelah korban ditemukan bersimbah darah di rumahnya Minggu 14/6/2026 malam.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan penyidik masih mengembangkan hasil penyelidikan dan mengumpulkan alat bukti. “Hari ini kami melaksanakan olah TKP lanjutan yang dibackup Polda Jabar dan Bareskrim Polri,” ujar Made di lokasi. Hingga kini polisi sudah memeriksa sedikitnya lima saksi, terdiri dari istri, mertua korban, dan tiga rekan kerja Yogi Saleh. Keterangan mereka masih didalami untuk menyusun kronologi dan latar belakang kejadian.
Sejumlah barang bukti telah diamankan dari rumah korban, mulai dari dokumen, berkas, hingga telepon genggam milik korban dan istrinya. Polisi juga mendalami dokumen yang diduga berkaitan dengan riwayat pemeriksaan kejiwaan korban. Titik janggal lain adalah kondisi plafon rumah yang jebol dengan tangga ditemukan di bawahnya, sehingga Pusident Bareskrim diminta membantu penyelidikan ulang. Sampel sidik jari dari berbagai titik juga diambil untuk dicek di laboratorium. “Untuk titik terang, kami masih menunggu hasil pemeriksaan HP serta berkas-berkas yang diamankan,” kata Made.
Dari autopsi sementara, tim forensik menemukan empat luka tusuk di tubuh korban, tiga di leher dan satu di ulu hati. Namun polisi masih menunggu hasil resmi kedokteran forensik untuk memastikan penyebab kematian ilmiah. Informasi lain yang digali: korban disebut tidak masuk kerja selama dua hari sebelum ditemukan meninggal. Kunci rumah saat ditemukan masih berada di bagian dalam. Kehadiran Pusident Bareskrim dan Polda Jabar menunjukkan keseriusan aparat mengungkap penyebab kematian pejabat Pemkab Purwakarta ini.
DH/Raffa Christ Manalu/red






