Bupati Lucky Hakim Kunjungi SMPN 3 Sindang Indramayu Dalam Rangka Monitoring SPMB

detikhukum.id,- Indramayu, – UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri) 3 Sindang mendapat kehormatan dengan menerima kunjungan monitoring Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan seluruh proses penerimaan murid baru berjalan sesuai aturan, bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), maupun gratifikasi. Selain itu, pemerintah daerah juga ingin memastikan setiap calon murid dan orang tua memperoleh layanan yang adil, mudah, dan berkualitas selama proses pendaftaran berlangsung.

Kedatangan Bupati Lucky Hakim yang di samping ingin mengecek lokasi dan kepastian luas sekolah secara keseluruhan tersebut, disambut dengan penuh antusias dan suka cita oleh seluruh keluarga besar SMPN 3 Sindang. Para siswa, guru, dan staf tata usaha tampak bersemangat menyambut orang nomor satu di Kabupaten Indramayu tersebut. Suasana hangat dan akrab semakin terasa ketika Bupati berkenan berinteraksi langsung serta berswafoto bersama warga sekolah.

Kepala SMPN 3 Sindang, Hj. Ani Hanifah, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan Bupati Indramayu. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi energi positif bagi sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan dukungan Bapak Bupati demi kemajuan pendidikan di Indramayu. Semoga sinergi yang baik ini dapat terus terjalin dalam upaya mewujudkan pendidikan Indramayu yang berkualitas untuk semua,” Ujarnya.

Hj. Ani Hanifah menjelaskan bahwa pada SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027, SMPN 3 Sindang membuka kuota penerimaan sebanyak 256 murid baru yang akan terbagi ke dalam 8 rombongan belajar (Rombel atau kelas). Adapun kuota tersebut terdiri atas jalur Afirmasi KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu) sebanyak 81 siswa, Afirmasi Desa 26 siswa, Mutasi dan Anak Guru 13 siswa, Prestasi TKA (Tes Kemampuan Akademik) 32 siswa, Prestasi Akademik/Nonakademik 32 siswa, serta Domisili 102 siswa.

Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMPN 3 Sindang, Bambang Nur Sadikin, M.Pd., mengungkapkan bahwa hingga Rabu (24/06/2026), pendaftaran tahap pertama untuk jalur prestasi dan afirmasi telah mendapat respons yang sangat tinggi dari masyarakat.

“Pendaftar yang masuk sudah melebihi kuota yang tersedia. Berdasarkan data sementara, diperkirakan hampir 50 calon murid tidak dapat diterima karena keterbatasan daya tampung sekolah,” Jelasnya.

Tingginya minat masyarakat untuk bersekolah di SMPN 3 Sindang menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang diberikan sekolah tersebut. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, pelayanan, dan prestasi.

Kunjungan monitoring dari Bupati Indramayu tidak hanya menjadi agenda pengawasan administrasi semata, tetapi juga membawa pesan penting bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Transparansi dalam penerimaan murid baru merupakan langkah awal untuk menghadirkan keadilan dan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa.

Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan pelayanan yang prima, SMPN 3 Sindang terus berkomitmen menjadi sekolah yang memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus. Harapannya, setiap anak yang memperoleh kesempatan belajar di sekolah ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

DH/ Thoha /red

Pos terkait