Geser Dwina Septiani, Letjend TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko Ditunjuk Jadi Dirut PERURI

detikhukum.id, || Jakarta –
Badan Pengelola (BP) BUMN resmi menunjuk purnawirawan TNI, Teguh Arief Indratmoko, sebagai Direktur Utama Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Ia menggantikan Dwina Septiani Wijaya yang sebelumnya memimpin perusahaan pelat merah tersebut.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Keputusan BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 dan Nomor 346 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Direktur Utama serta Ketua Dewan Pengawas Peruri.

Selain mengangkat Teguh sebagai Direktur Utama, BP BUMN juga menunjuk purnawirawan TNI Angkatan Darat, Geerhan Lantara, sebagai Ketua Dewan Pengawas Peruri menggantikan Marlinson Hakim. Geerhan diketahui mengakhiri karier militernya dengan pangkat Letnan Jenderal TNI.

Kepala BP BUMN yang juga menjabat Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa pergantian kepemimpinan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik dan fungsi strategis Peruri.

Menurut Dony, Peruri bukan sekadar perusahaan komersial, melainkan memiliki peran penting sebagai instrumen negara yang berkaitan erat dengan aspek keamanan.

“Peruri ini sebetulnya lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol, bukan perusahaan komersial biasa. Jadi penempatan direksi disesuaikan dengan kebutuhan security tersebut,” ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis (16/7/2026).

Teguh Arief Indratmoko merupakan purnawirawan TNI AD berpangkat Letnan Jenderal.

Selama berkarier di militer, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI.

Berdasarkan informasi yang tercantum di laman resmi Akademi TNI, Teguh pernah memimpin lembaga pendidikan integratif yang menaungi Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Angkatan Udara (AAU).

Pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, 19 September 1965 itu merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1988 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 122/Tombak Sakti, Asisten Logistik Danjen Kopassus, Komandan Grup 2 Kopassus, Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) I/Bukit Barisan, hingga Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur.

Teguh juga sempat menjabat sebagai Danrem 091/Aji Surya Natakesuma. Jabatan tersebut menjadi titik penting dalam kariernya karena mengantarkannya meraih pangkat Brigadir Jenderal TNI sebelum kemudian menembus jajaran perwira tinggi bintang tiga.

DH/ Gusdin /red

Pos terkait