Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB H. Dedi Wahidi Gelar Sosialisasi PIP 2026 Untuk Siswa SD, SMP, SMA dan SMK

detikhukum.id, || INDRAMAYU.-

Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB H. Dedi Wahidi dari Dapil Jabar 8 meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan Sosialisasi Program Indonesia Pintar – PIP Aspirasi Tahun 2026, yang bertempat di Aula Yayasan Darul Ma’arif, Kaplongan, Karangampel, Kabupaten Indramayu, Sabtu (25/07/2026).

Kegiatan ini dihadiri H Dedi Wahidi Anggota DPR RI Komisi X yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan, Ketua Yayasan Darul Ma’arif Kaplongan Arsyad, Dirut PT DMW Ajeng Ayu Lestari, Rektor Universitas Darul Ma’arif Dr.Tobroni MPd,MSi, Tenaga Ahli ( TA ) Dr.Masrurih M.Hum, 6 Anggota DPRD Fraksi PKB Kabupaten Indramayu Amri Amrullah, H Dalam, H Sadar, H Mujani,Kiki Arindi, Imron Rosadi, Perwakilan BIJB Kertajati Ari Widodo, Perwakilan Bank BJB Indramayu Warmin Sukma dan sebanyak 427 kepala sekolah dari SD, SMP, SMA dan SMK dari Dapil Jabar 8 meliputi Kabupaten Indramayu,Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, H. Dedi Wahidi menjelaskan bahwa PIP merupakan program dari Kementerian Pendidikan untuk membantu biaya pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu.

“Jangan sampai ada anak Indramayu, khususnya di Kaplongan ini, yang putus sekolah karena masalah biaya. Melalui PIP ini, pemerintah hadir untuk meringankan beban orang tua. Tugas kami di DPR adalah mengawal agar program ini sampai ke yang berhak,” tegas H. Dedi Wahidi.

Rincian Bantuan PIP 2026

  1. SD/MI Rp450.000 per tahun
  2. SMP/MTs Rp750.000 per tahun
  3. SMA/MA/SMK: Rp1.800.000 per tahun

H. Dedi Wahidi juga membuka sesi tanya jawab dan pengaduan. Warga yang merasa berhak namun belum menerima PIP bisa menyampaikan data melalui sekolah atau langsung ke Staf atau Tenga Ahli saya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tidak ada lagi siswa di Indramayu yang terhambat sekolah karena faktor ekonomi.
Ditegaskan H Dedi Wahidi, pihaknya berharap kepada pemerintah agar untuk tahun depan PIP ini nominalnya dinaikin yakni untuk SD Rp.750.000 per siswa per tahun dan untuk SMP 1 juta per siswa per tahun, saya minta doanya agar Undang-undang Sisdiknas segera diundangkan.
Ditambahkan H Dedi Wahidi untuk tahun ini saya telah mengalokasikan PIP untuk wilayah dapil 8 Jabar yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon sebanyak 44.000 PIP dengan rincian untuk SD 28.000 PIP, SMP 9086 PIP, SMA 3146 dan SMK 3168 PIP.

Dihadapan ratusan kepala sekolah H Dedi Wahidi mempersilahkan yang sekolahnya dalam keadaan rusak berat untuk segera diusulkan kepada saya atau ke Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota, tetapi harus salah satu saja kalo ke saya atau ke Dinas saja, pungkasnya.

Ditempat yang sama Ari Widodo yang mewakili Dirut PT Bandar Udara (Bandara) Internasional Jawa Barat Kertajati, mengatakan BIJB Kertajati sebagai Bandara Internasional kebanggaan warga Jawa Barat memiliki tugas tidak hanya melayani Penerbangan saja, kami juga punya tanggung jawab untuk ikut serta membangun Sumber Daya Manusia Jawa Barat.

Lebih lanjut dikatakan Ari Widodo, kami sangat mendukung program PIP, karena program PIP ini adalah bukti nyata kehadiran negara untuk memastikan tidak ada satupun anak bangsa yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Dijelaskan Ari Widodo, BIJB Kertajati siap bersinergi dengan para pemangku kebijakan seperti Bapak H Dedi Wahidi. Dan kedepannya kami berharap lulusan-lulusan terbaik dari Kampus Hijau Darul Ma’arif Kaplongan ini bisa menjadi bagian dari BIJB Kertajati, seperti menjadi Pilot, Teknisi Avsec dan tenaga professional lainnya”, Tuturnya.

DH/Thoha/red

Pos terkait