69 Tahun Akmil: Ziarah ke Makam Gatot Soebroto,Wariskan Nilai Integritas dan LoyalitasTNI AD

detikhukum.id
Jateng – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Akademi Militer (Akmil) Tahun 2026, Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar memimpin ziarah rombongan ke makam Jenderal TNI Gatot Soebroto di Ungaran, Semarang, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengabdian para pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai patriotisme, integritas, dan loyalitas kepada bangsa dan negara.

Ziarah rombongan ini merupakan bentuk penghormatan kepada Jenderal TNI Gatot Soebroto, salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan dan pembangunan TNI.Sejarah Militer

Semangat juang, keteladanan, serta pengabdian beliau menjadi inspirasi bagi seluruh civitas academica Akademi Militer, khususnya para Taruna, dalam mempersiapkan diri sebagai calon perwira TNI Angkatan Darat yang profesional, tangguh, dan berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar juga memberikan keterangan kepada awak media melalui sesi doorstop.Sejarah Militer

Sejumlah pertanyaan wartawan menyoroti makna ziarah, nilai-nilai perjuangan Jenderal Gatot Soebroto, serta pesan moral bagi para Taruna dalam menghayati semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar menegaskan, pesan perjuangan Jenderal Gatot Soebroto yang hingga kini terus diwariskan adalah:

“Jagalah namamu, jangan sampai disebut pengkhianat bangsa.”

Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi setiap prajurit untuk senantiasa menjaga kehormatan, integritas, dan kesetiaan terhadap bangsa dan negara.Sejarah Militer

Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tertanam dalam diri para Taruna sebagai generasi penerus kepemimpinan TNI AD.

Melalui kegiatan ziarah ini, Akademi Militer berharap para Taruna semakin memahami makna pengorbanan para pahlawan serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, para Taruna dapat tumbuh menjadi perwira TNI AD yang berjiwa patriotik, berintegritas, loyal, dan senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

DH/ Gusdin / red

Pos terkait