detikhukum.id,- Indramayu,– Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia melalui jajaran pendamping melakukan kunjungan kerja (kunker) ke kawasan Embung Jangkar, Desa Sindang, dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) serta penguatan program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,) Kadmidi, Camat Sindang Ahmad Fauzi, Kuwu Desa Sindang Carnita, serta Ketua BUMDes Desa Sindang.
Pertemuan digelar di area Embung Jangkar dengan agenda diskusi mengenai pengembangan desa berbasis potensi lokal dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, rombongan membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan fungsi embung sebagai sarana penunjang ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, hingga pengembangan wisata desa yang mampu mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
Perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Rini Nuraini, SH., Msi menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Pemerintah Desa Sindang dalam menjaga dan mengembangkan potensi desa. Menurutnya, Embung Jangkar memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat berbasis desa.
“Potensi yang dimiliki Desa Sindang sangat baik. Tinggal bagaimana pengelolaannya dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat. Kami berharap Embung Jangkar dapat menjadi contoh pengembangan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Rini Nuraini. SH., M.Si.

Camat Sindang Ahmad Fauzi menyampaikan bahwa,” Sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan pihak kementerian sangat penting untuk mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan.” Ucapnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Sindang Carnita mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap perkembangan desa. Menurutnya, Embung Jangkar memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dari sisi pertanian maupun sektor wisata desa.
“Kami berharap adanya dukungan dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah pusat maupun daerah agar potensi Embung Jangkar dapat berkembang lebih maksimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sindang,” ujar Carnita.
Ketua BUMDes Desa Sindang juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan potensi desa yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan kunjungan kerja ini menjadi momentum mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong kemajuan desa melalui program-program pemberdayaan yang tepat sasaran.
DH/ Thoha /red






