Pemanfaatan RPTRA Sungai Bambu Untuk Pengembangan Pertanian Warga

detikhukum.id, || Jakarta Utara, – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sungai Bambu menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pengembangan kelompok tani yang melibatkan anggota 3 dari RW 01 hingga RW 10, Kelurahan Sungai Bambu. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan Pokja, pengurus wilayah, serta para anggota kelompok tani yang berkomitmen memajukan pertanian lingkungan pada Kamis, (14/05/26).

Hadir secara langsung dalam kegiatan ini antara lain Ketua Pokja 3, Siti Mutmainah, serta Ketua Pokja 1, Damiati. Turut hadir pula Dawis dari RW 08, Friska beserta seluruh anggota kelompok tani 3 yang merupakan perwakilan dari setiap wilayah, mulai dari RW 01 sampai dengan RW 10 Kelurahan Sungai Bambu dan kegiatan ini di monitoring oleh sekretaris tp-pkk kelurahan Hj. Lina Gusminar

Dalam kegiatan kali ini, para peserta berfokus pada pembudidayaan tanaman kangkung sebagai salah satu komoditas sayuran yang mudah ditanam, bernilai ekonomi, dan sangat dibutuhkan masyarakat. Lokasi RPTRA Sungai Bambu dipilih karena memiliki lahan yang memadai serta akses air yang cukup, sehingga sangat mendukung kegiatan pertanian perkotaan yang ramah lingkungan dan produktif.

Perwakilan Dawis Rw 08, Friska saat ditemui awak media mengapresiasi antusiasme seluruh anggota kelompok tani yang hadir. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antarwarga serta wujud nyata pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan lahan publik untuk kesejahteraan bersama.

“Sangat membahagiakan melihat semangat rekan-rekan dari RW 01 sampai RW 10 berkumpul dan bekerja sama. Melalui budidaya kangkung ini, kita berharap bisa memenuhi kebutuhan sayur warga sekitar, sekaligus menambah penghasilan kelompok tani. Dukungan dari semua unsur, termasuk Pokja 1 yang diwakili Ibu Damiat, menjadi kekuatan besar bagi kami,” ujar Friska

Sementara itu, Ketua Pokja 1, Damiati, menekankan pentingnya kebersamaan dan pembagian tugas yang baik di antara anggota kelompok tani 3 dari masing-masing RW. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan, sehingga RPTRA Sungai Bambu tidak hanya menjadi tempat bermain anak, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekonomi produktif dan edukasi pertanian bagi warga.

Para anggota kelompok tani yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Mereka berkomitmen untuk mengelola lahan dengan sebaik-baiknya, merawat tanaman kangkung hingga panen, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman bercocok tanam demi hasil yang maksimal.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa dengan gotong royong dan dukungan lintas wilayah, lahan-lahan publik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat kelurahan, serta mempererat tali persatuan antarwarga Kelurahan Sungai Bambu.

DH/Yordani Emerald/red

Pos terkait