detikhukum.id, || Indramayu, –
Institute Teknologi Petroleum Balongan (ITPB) Kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang ke II untuk Program Studi (Prodi) S1 Rekayasa Keselamatan Kebakaran mempunyai banyak keunggulan diantaranya 50 % Potongan Biaya Gedung dan 90 % Diterima Industri, Ayo Gabung Sekarang Bersama kampus ITPB yang beralamatkan di Jl. Soekarno Hatta, Pekandangan, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/07/2026).
Program Studi S1 Rekayasa Keselamatan Kebakaran (Fire Safety Engineering) adalah jurusan teknik interdisipliner yang fokus pada sains pencegahan, proteksi, penanggulangan, hingga analisis risiko bencana kebakaran. Di Indonesia, program studi tingkat sarjana (S1) yang spesifik berfokus pada bidang ini masih tergolong langka dan sangat prospektif.

Perguruan Tinggi yang Menyediakan
Jurusan ini yakni Institut Teknologi Petroleum Balongan (ITPB) Indramayu, Kampus swasta ini juga menyelenggarakan prodi sejenis, yang secara khusus menekankan pada aspek rekayasa keselamatan kebakaran di sektor industri minyak, gas, dan industri terkait lainnya.
Kurikulum prodi ini menggabungkan prinsip dasar ilmu rekayasa (teknik mesin, sipil, kimia) dengan manajemen keselamatan kerja (K3). Fokus utamanya meliputi:
- Sistem Proteksi Aktif: Perancangan alat pemadam otomatis, instalasi sprinkler, sistem alarm, dan pompa kebakaran.
- Sistem Proteksi Pasif: Perancangan struktur bangunan, jalur evakuasi (means of escape), serta material kompartemen bangunan tahan api.
- Sains Kebakaran & Kimia Api: Mempelajari dinamika api, perilaku asap, sifat termal material, dan pemodelan simulasi komputer terkait pola penyebaran api.
- Manajemen Risiko Kebakaran: Penyusunan prosedur tanggap darurat, audit keselamatan gedung, serta kepatuhan regulasi/standar keselamatan nasional maupun internasional.
Kompetensi Kelulusan dipersiapkan memiliki keterampilan khusus yang mampu:
- Merancang simulasi dan infrastruktur pengamanan api pada gedung bertingkat, kilang minyak, atau instalasi industri.Mengambil keputusan strategis dalam manajemen bencana dan evakuasi massa.Melakukan investigasi pasca-kebakaran serta audit kelaikan sistem proteksi gedung.
Karena regulasi keselamatan gedung dan industri di Indonesia semakin ketat, kebutuhan industri terhadap ahli bidang ini sangat tinggi. Beberapa peluang kariernya antara lain:
- Fire Safety Engineer / Ahli K3 Kebakaran di sektor minyak & gas (seperti Pertamina), manufaktur, tekstil, dan industri berat.
- Konsultan Perencana Sistem Proteksi Kebakaran untuk proyek pembangunan gedung bertingkat, bandara, serta fasilitas publik.
- Inspektur & Auditor Kebakaran di bawah Dinas Pemadam Kebakaran, instansi pemerintah (Kementerian PUPR/Kemnaker), atau badan asuransi properti.
- Health, Safety, and Environment (HSE) Officer spesialisasi mitigasi risiko kebakaran industri.
ITPB Menghasilkan lulusan yang terampil dan profesional di bidang Pengolahan Industri Migas (Minyak dan Gas bumi) dan petrokimia. Alumni Prodi S1 Rekayasa Keselamatan Kebakaran ITPB Siap Kerja Cepat Kurikulum berbasis praktik yang dirancang sesuai kebutuhan industri lulusan siap langsung terjun ke dunia kerja.
Dalam pesan dan ajakannya Rektor ITPB Dr. Ir. Hj. Hanifah Handayani, M.T. Mengatakan bahwa,” Salam hangat untuk semuanya.Bagi bapak dan ibu yang mempunyai anak/ponakan/tetangga/handai taulan yg ingin bekerja di industri…
Rekayasa Keselamatan & Pencegahan Kebakaran ITPB buka Gelombang ke 2. Kuliah program sarjana S1 ..kerja cepat..banyak industri yg membutuhkan lulusan Rekayasa Keselamatan ITPB ini.Silahkan hubungi nomor WA 081233528444 atau 081947222248
Pendaftaran bisa scan barkot juga,Cepat Kuota Terbatas ,” Pungkasnya.
DH/Thoha/red






