detikhukum.id || Jateng Upacara Prabatar Akademi TNI dan Akpol 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Sapta Marga Akmil, Magelang, Kamis (8/10/2026), disaksikan pejabat dalam suasana penuh khidmat.
Upacara dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko sebagai bagian rangkaian pendidikan integratif sebagai bagian pendidikan bersama.
Rangkaian dimulai dengan pemeriksaan pasukan, pembacaan Surat Keputusan pelantikan, kemudian dilanjutkan prosesi penyematan pangkat baru kepada para taruna dan taruni yang berlangsung penuh khidmat.
Pangkat tersebut menandai keberhasilan mereka melewati Tahap Pertama Pendidikan Dasar Keprajuritan Candradimuka yang menjadi fondasi awal pembentukan karakter calon pemimpin masa depan selama pendidikan.
Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh Prabatar yang berhasil menyelesaikan pendidikan dasar integratif tersebut dengan disiplin, ketekunan, dan semangat kebersamaan tinggi untuk menghadapi tugas.
“Pendidikan dasar integratif ini tidak hanya membentuk fisik dan keterampilan, tetapi juga menggembleng karakter, jiwa kepemimpinan, serta kebersamaan,” tegas Panglima TNI sejak pendidikan awal.
Menurut Panglima TNI, proses pendidikan bersama sejak awal menjadi ruang penting membangun hubungan kuat antara calon perwira TNI dan Polri untuk menghadapi tantangan masa.
“Soliditas TNI-Polri yang terbangun sejak dini adalah fondasi utama dalam menjaga kedaulatan NKRI dan keamanan masyarakat,” tegasnya dalam amanat upacara tersebut dalam menjaga kepentingan.
Panglima TNI juga mengingatkan para Prabatar agar mampu menghadapi perubahan lingkungan strategis yang bergerak cepat dan semakin kompleks pada masa mendatang secara profesional dan.
Tantangan tersebut mencakup ancaman siber, disinformasi, hingga kejahatan lintas negara yang membutuhkan kesiapan personel, kemampuan adaptasi, serta kerja sama lintas institusi di tengah perubahan.
Kapolri turut memberikan pesan melalui amanat tertulis yang dibacakan Kalemdiklat Polri kepada seluruh taruna yang mengikuti prosesi wisuda tersebut secara bersama dan.
Kalemdiklat Polri menyampaikan ucapan selamat kepada 1.914 taruna yang resmi menyandang pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara Taruna dalam pendidikan 2026 pada tahun pendidikan ini.
“Meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, TNI dan Polri punya tujuan pengabdian yang sama: melindungi rakyat,” ujar Kalemdiklat Polri dalam suasana penuh haru.
“Tujuan pengabdian itu juga mencakup menjaga keamanan serta mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” lanjutnya dalam amanat tertulis Kapolri tersebut menuju pengabdian kepada.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya sinergi kedua institusi sejak masa pendidikan agar para calon perwira memahami semangat pengabdian secara bersama sejak awal demi kepentingan rakyat.
Upacara Prabatar juga memperlihatkan bahwa pembentukan calon pemimpin tidak hanya menekankan kemampuan teknis, tetapi juga kepemimpinan, disiplin, dan kebersamaan secara konsisten dan bertanggung jawab.
Acara turut dihadiri pejabat teras TNI AD, pimpinan Akademi TNI dan Akpol, pejabat daerah, serta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana di Lapangan Sapta.
Para orang tua dan keluarga taruna juga hadir menyaksikan langsung prosesi wisuda yang menjadi tonggak penting perjalanan pendidikan para calon perwira tersebut pada momentum bersejarah tersebut.
Wisuda tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pengabdian para taruna baru dimulai, dengan tanggung jawab besar menjaga persatuan dan keamanan bangsa Indonesia bagi bangsa Indonesia.
DH / Gusdin / red






