detikhukum.id, || PURWAKARTA —
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta kembali komitmen memperkuat persatuan internal organisasi. Hal tersebut diketahui dalam rapat konsolidasi yang digelar di Sekretariat PWI Purwakarta, Sabtu (22/8/2026).
Rapat ini momentum evaluasi, upaya menyatukan kembali pengurus dan anggota PWI Purwakarta yang sempat terdampak dinamika dan perbedaan di tingkat PWI Pusat maupun PWI Jawa Barat.
Sekretaris PWI Purwakarta, Ade Winanto, membuka rapat internal membahas sejumlah agenda penting, termasuk konsolidasi organisasi, pembenahan administrasi dan database anggota, serta penguatan Koperasi PWI Purwakarta.
Ketua PWI Kabupaten Purwakarta, Adi Kurniawan Tarigan, berharap dinamika yang sempat menimbulkan perbedaan di tubuh organisasi dapat diakhiri segera.
PWI harus kembali menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan yang tergabung di dalamnya. Perbedaan pendapat, tidak seharusnya menjadi alasan untuk terus mempertahankan sekat-sekat di antara anggota.
“PWI harus kembali ke marwahnya. Ini rumah bersama, tidak ada yang menutup pintu. Fasilitas organisasi harus dapat dipergunakan untuk kepentingan anggota sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ketua tersebut.
Ditegaskannya, setelah penyelesaian dinamika di tingkat pusat dan Jawa Barat, konsolidasi internal di daerah perlu juga segera dilakukan guna tidak ada pemisah di antara pengurus dan anggota.
“Banyak peluang yang bisa kita bangun kalau kita bersatu. Walaupun PWI menghadapi persaingan dengan organisasi lain, kita harus bangkit dan memperkuat organisasi,” ungkapnya.
Dalam rapat ini dibahas pembenahan database PWI Purwakarta. Data organisasi akan dinormalisasi kembali melalui bidang organisasi agar administrasi keanggotaan dan kepengurusan lebih tertib.
Hasil konferensi PWI Jawa Barat salah satu bahan dalam penataan database serta susunan kepengurusan. Beberapa bagian kepengurusan yang masih perlu dilengkapi, termasuk yang berkaitan dengan Dewan Kehormatan (DK), akan ditindaklanjuti secara internal sesuai mekanisme organisasi.
Ketua Koperasi PWI Purwakarta, Jaenul Abidin, menyampaikan bahwa PWI Purwakarta memiliki koperasi bernama Koperasi Arta Raharja PWI Purwakarta.
Konsolidasi koperasi menjadi salah satu agenda utama dalam rapat tersebut. Pembahasan diarahkan pada evaluasi tata kelola, program kerja, serta rencana pengembangan koperasi agar dapat memberikan manfaat bagi anggota.
Selain koperasi, penguatan bidang organisasi juga menjadi perhatian. Konsolidasi diharapkan dapat mempertemukan kembali seluruh unsur PWI Purwakarta sehingga organisasi dapat berjalan secara utuh dan solid.
Salah seorang peserta rapat, Asep Yadi Sobana, menekankan pentingnya mengakhiri perbedaan pendapat agar tidak berlarut-larut.
Menurutnya, seluruh pihak perlu melihat ke depan dan bersama-sama mendorong kemajuan PWI Purwakarta dengan belajar dari pengalaman kepengurusan sebelumnya.
“Perbedaan pendapat jangan sampai berlarut. Yang penting sekarang bagaimana PWI bisa maju dan organisasi menjadi lebih baik,” ujarnya.
Rapat konsolidasi tersebut pada akhirnya menegaskan dua agenda besar yang akan dibenahi PWI Purwakarta, yakni penguatan Koperasi Arta Raharja PWI Purwakarta serta pembenahan administrasi dan database organisasi.
Sejumlah persoalan teknis lainnya masih menunggu tindak lanjut dari PWI Jawa Barat. Dengan semangat persatuan, pengurus dan anggota PWI Purwakarta yang sebelumnya sempat terpecah kini menyatakan komitmen untuk kembali bersama demi mewujudkan PWI yang utuh, solid, dan bermartabat.
DH/Laela/red






