detikhukum.id – Jakarta || Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggelar acara lepas sambut Panglima Kostrad di Lapangan Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama dan penyambutan Panglima Kostrad yang baru.
Jabatan Panglima Kostrad resmi beralih dari Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., kepada Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Rangkaian acara lepas sambut diawali dengan laporan Dandenma Kostrad, pengalungan bunga dan penyerahan hand bouquet oleh Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) beserta istri, penghormatan jajar, serta penyambutan melalui lorong prajurit.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan tradisi penciuman Pataka, upacara penyerahan satuan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista), penyerahan buku risalah, serta acara lepas sambut yang berlangsung di Ruang Mandala.
Rangkaian kegiatan juga mencakup serah terima ruang kerja dan pemasangan foto pejabat lama. Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian selama memimpin Kostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar mengikuti tradisi pelepasan yang meliputi penciuman Pataka, tradisi pedang pora, lorong prajurit, dan penghormatan jajar.
Dalam sambutannya, Letjen TNI Iwan Setiawan menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk memimpin Kostrad.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Letjen TNI Mohammad Fadjar beserta istri atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi dalam memimpin dan membina prajurit Kostrad beserta Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad.
Menurut Iwan, kesinambungan kepemimpinan harus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pengabdian seluruh personel Kostrad dalam menjalankan tugas negara.
Ia pun mengajak seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) Kostrad untuk terus menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan kesiapan operasional satuan.
Selain itu, seluruh personel diharapkan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Mari kita bersama-sama melanjutkan pengabdian, menjaga kehormatan Kostrad, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan pembinaan satuan, memperkuat semangat pengabdian prajurit, serta meningkatkan kesiapan Kostrad dalam melaksanakan tugas pokok TNI Angkatan Darat demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)***
DH/raffa christ manalu/red






