detikhukum.id – Purwakarta || Suasana Pasar Beringharjo mendadak riuh saat Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi atau KDM mampir ke pasar legendaris tersebut. Kepopulerannya membuat warga dan pedagang langsung mengerubungi untuk bersalaman dan berfoto bersama.
Di tengah kerumunan, momen haru terjadi. Seorang ibu paruh baya berstatus janda curhat ke KDM. Ia bingung karena anaknya yang lolos di Jurusan Teknik Kimia UGM terancam berhenti kuliah akibat terkendala biaya. Sang ibu mengaku tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal sebesar Rp3,5 juta.
Spontan KDM langsung memanggil Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein alias Om Zein yang saat itu mendampinginya. KDM memerintahkan Om Zein memberikan bantuan langsung tunai agar anak ibu tersebut bisa tetap kuliah. Menurut KDM, ini adalah bentuk “sanksi” unik untuk Om Zein buntut polemik lagu “Lalaki Langit Lalanang Bejad”. “Sebenarnya lagunya menceritakan diri sendiri, dia tidak menghina siapapun. Cuma ada orang yang salah paham. Tetapi tetap harus dihukum, disanksi harus memberi bantuan kepada anak yang ibunya berstatus janda,” ujar KDM.
Bantuan itu langsung diserahkan Om Zein di lokasi. Tangis cemas sang ibu berubah jadi haru dan syukur. “Terima kasih Om Zein!” ucapnya. Om Zein menutup momen itu dengan kalimat: “Pasar Beringharjo Jogja punya cerita, KDM dan Om Zein membuat janda ceria.” Aksi ini menjadi bukti kepedulian sosial bisa lahir bahkan dari sebuah polemik, dan tidak mengenal batas wilayah.
DH/Raffa Christ Manalu/red






